Perawani Pacardi Kamar Kost, Kaban Ditangkap Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:33 WIB

Delitua, MPOL: Hiskia Aditia Kaban (18), warga Jalan Jamin Ginting, Gang Sekata, No.44, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, ditangkap Polsek Delitua, karena telah mencabuli pacarnya, sebut saja namanya Kuweni
(17), yang masih berstatus pelajar di salah satu perguruan yang ada di Medan. 

Hiskia Aditia Kaban ditangkap pada Kamis, (16/10/2020) siang, sekitar pukul 11.30, Wib, setelah orang tua korban membuat laporan ke Mapolsek Delitua dengan Nomor: Lp/795/VII/2020/SPKT/SEK DELTA.

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik kepada wartawan, Jumat (16/10/20) malam, sekitar pukul 23.30, Wib menjelaskan, peristiwa bermula pada Maret 2020 malam, sekira pukul 22.00, wib. Saat itu korban tidur di rumah kos temannya, dan pelaku yang juga pacar korban datang ke kos-kosan itu. Karena korban dan tersangka memang ada jalinan asmara, sehingga mereka pun asyik bercerita. Namun tanpa mereka sadari hari pun sudah larut malam, sehingga korban meminta agar pelaku segera pulang ke rumahnya. Namun dengan alasan tidak mendapat pintu dan takut pulang, maka pelaku pun menginap di kos-kosan itu dan tidur se-kamar dengan pujaan hatinya.   

Namun, pada saat korban sedan tertidur, kesempatan itu di manfaatkan pelaku untuk mencium bibir korban, dan meremas-remas buah dada korban. Terkejut dengan perbuatan pelaku, dengan spontan korban pun menepis tangan pelaku. Tidak habis akal, dengan menggunakan rayuan ‘setan’ pelaku pun berbisik kepada sang pacar, bahwa dirinya akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Terlena dengan bujuk rayu sang pacar, maka koban pun diam saja saat pelaku kembali mencium korban dan membuka celananya.

Tanpa ayal lagi, sehingga terjadilah perbuatan yang tidak terpuji, dilakukan pasangan remaja diluar nikah. Usai berbuat mesum, pelaku kembali meyakinkan korban dengan mengatakan, bahwa dirinya akan bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya. Tak selang beberapa lama, pelaku mengulangi perbuatan mesumnya. Bahkan dilakukan sampai tiga kali mereka melakukan hubungan intim dalam satu malam di kos-kosan itu.

Takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, maka korban pun mengadukan peristiwa itu kepada ibunya.

Mendapat pengakuan dari putrinya dan merasa tidak senang serta keberatan atas perbuatan pelaku, maka ibu korban membuat pengaduan ke Polsek Delitua.

“Kepada tersangka di jerat pasal 81 ayat 1, UU RI No.35, tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” pungkasnya.***