Pelayanan Pilih Kasih, Oknum Petugas PT. PPSU Ribut dengan Pemilik Mobil Antrian di Pelabuhan Simanindo

Senin, 3 Januari 2022 | 14:04 WIB

Simanindo, MPOL : Membludaknya pengunjung yang berlibur ke Samosir, mengakibatkan antrian panjang di seluruh pintu masuk ke Samosir, khususnya pintu masuk Pelabuhan Simanindo.

Hingga hari ke-2, kendaraan roda dua dan empat sempat mengalami kemacetan luar biasa sampai 2 kilometer dan adanya keributan antara pemilik mobil yang antri dengan petugas pelabuhan.

Salah seorang warga marga Sidauruk, yang seharian ikut antrian di Pelabuhan Simanindo sangat menyesalkan tindakan tak terpuji atas sikap petugas pelabuhan yang pilih kasih atas pelayanannya.

“Kami sangat kecewa berat atas pelayanan ini. Petugas mengucapkan bahwa kami yang dikatakan jadi provokator, itu yang kami sesalkan. Yang jauh datang dari Jawa hanya untuk berlibur ke Samosir,” kata Sidauruk.

“Sikap tidak terpuji sebagian oknum petugas pelabuhan yang tidak memakai atribut menjadi tanda tanya bagi kami pengunjung, jadi tidak tahu sama siapa kita untuk meminta informasi,” tambahnya.

Ia menjelaskan, mulai subuh mobilnya sudah parkir di areal pelabuhan dan sudah memberitahukan kepada petugas untuk sore hari menyeberang, akan tetapi tidak digubris oleh petugas pelabuhan.

“Ingat, jangan anggap enteng persolan ini dan saya akan laporkan semua tindakan ini kepada gubernur dan petinggi PT. PPSU, akan saya viralkan semua bentuk kecurangan yang sudah sering terjadi di pelabuhan ini, ujar salah seorang penduduk yang takut mau identitasnya disebutkan.

Sementara, Kabag Transportasi PT. PPSU, Rama Tresa ketika dikonfirmasi medanposonline.com, Minggu (2/1/2022) malam mengaku permasalahan tersebut sudah selesai.

“Tadi siang saya dapat kabar dan sudah clear di tempat. Untuk kejadian malam ini saya belum dapat kabar, nanti saya informasikan,” sebutnya.

Ia mengatakan, petugas PT. PPSU yang bertugas di lapangan mempunyai identitas yang resmi.

“Untuk petugas yang bekerja semuanya mempunyai identitas dan kalau tidak salah ada 7 orang yang siap melayani, tapi untuk lebih jelasnya coba dihubungi Pak Siallagan,” sebut Rama.

Amatan wartawan di lapangan, oknum petugas PT. PPSU yang terang-terangan masukkan mobil di luar jalur antrian dengan gampang memasukkan mobil ke kapal untuk menyeberang. Sementara ratusan mobil yang sudah ikut tertib dalam antrian harus rela sampai satu harian menunggu giliran agar mendapat giliran menyeberang ke Tigaras.

Hingga subuh antrian mobil yang mau menyeberang ke Tigaras masih memadati Pelabuhan Simanindo. Sementara KMP Sumut I dan II masih tetap beroperasi. *