Pelaku Pencurian Di SMPN 3 Muara Siatas Barita Taput Ditangkap

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:11 WIB

Taput,MPOL: Satu tersangka pelaku pencurian barang inventaris milik SMPN 3 Muara Kecamatan Siatas Barita Taput berhasil ditangkap Opsnal Sat Reskrim Polres Taput di kedai dekat rumahnya, Kamis (12/5) sekira pukul 19.00 Wib.

Pelaku bernama Asa Sah Simorangkir (21) warga Desa Lobu Hole Kecamatan Siatas Barita.

Tersangka ditangkap setelah Polres Taput menerima pengaduan dari Kepala Sekolah yaitu Vanda Manurung (59 ) Rabu , (11/5).

Kepala Sekolah Melaporkan pencurian tersebut setelah melihat ruangannya dan ruangan guru telah porak poranda dan melihat barang-barang sekolah berupa 4 unit Laptop, 1 merek Acer 1 merk Lenovo, 1 merk Axioo, 1 merk Asus, 3 unit speaker merek merk Polytron xdr, 1 merek Dat dan 1 merk Advanc telah hilang.

” Atas laporan tersebut sehingga Polres Taput melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan tersangkapun berhasil diringkus,” kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Jumat (13/5) di Tarutung.

Sesuai hasil pemeriksaan, tersangka mengakui pencurian inventaris sekolah tersebut Rabu ( 11/5) pukul 01.00 Wib dini hari.

Saat masuk keruangan guru, tersangka mengakui dengan membongkar jendela guru dengan menggunakan obeng dan setelah terbuka lalu masuk ke dalam.

Melihat bahwa barang-barang tersebut ada dalam lemari guru dan Kepala Sekolah lalu menyikat habis dan kembali keluar dari jendela.

Setelah itu, tersangka menyembunyikan semua barang curiannya di semak-semak dekat rumahnya menunggu dijual satu persatu dengan maksud agar tidak terungkap.

Belum sempat terjual satu jenis pun barang hasil curiannya, tersangka sudah tertangkap sehingga barang tersebut masih utuh keseluruhannya di sita Polisi.

” Barang bukti yang kita sita yaitu 4 unit Laptop jenis 1 unit merk acer,1 unit merk lenovo, 1 unit merk axioo, 1 unit merk asus , 3 unit speaker merek merk polytron dr, 1 merek dat dan merk advanc,” ungkapnya.

Saat ini semua barang bukti hasil pencurian tersangka sudah kita amankan dan tersangka sudah kita tahan dengan tuduhan melanggar pasal 362 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.(TU.01)