Pekerjakan Anak Bawah Umur, Polsek Bangun Giring Pengusaha Cafe One More

Senin, 24 Februari 2020 | 23:30 WIB

Simalungun – Seorang oknum pengusaha Cafe One More di Jalan Asahan KM-8 Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara bernisial Bunda N beserta seorang karyawannya yang masih dibawah umur digiring ke Polsek Bangun, Senin (24/2/2020) dini hari.

Dijemputnya oknum pengusaha Cafe itu diduga terkait dengan hilangnya selama sepekan seorang anak dibawah umur bernisial SA (14) warga Nagori Karang Bangun Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Keterangan dihimpun menyebutkan, awalnya petugas Polsek Bangun menerima laporan hilangnya bocah wanita yang masih berusia 14 tahun dari orang tua korban. Di kantor Polisi, orang tua korban mengatakan,  lebih kurang seminggu anaknya pergi dari rumah dan tak pulang-pulang.

Menerima laporan itu, petugas Polsek melakukan penyelidikan dan sekira pukul 01.30 WIB, petugas Babinkamtibmas Polsek Bangun Brigadir Lambas BM Simamora akhirnya melaporkan telah menemukan anak tersebut diperkerjakan sebagai pelayan di Cafe One More, Jalan Asahan KM 8, Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar.

Menindak lanjuti hasil temuan tersebut, selanjutnya Brigadir Lambas Simamora memberitahukan ke personel Unit Reskrim Polsek Bangun. Lalu, petugas menuju ke lokasi dan mengamankan anak  masih sekolah dibangku  SMP itu berikut pemilik Bunda AK (32) warga Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun, ke Mapolsek Bangun.

Kapolsek Bangun AKP Banuara Manurung SH, yang dikonfirmasi dikantornya, Senin (24/2) membenarkan pihaknya telah mengamankan SA yang dilaporkan hilang serta pengusaha Café.. Menurutnya, pihak Polisi sudah menyarankan/mengarahkan orangtuanya  untuk melaporkan hal ini ke Unit PPA Polres Simalungun. Namun, keluarga korban terkesan tak mempermasalahkan anaknya yang masih dibawah umur, sehingga korban SA dan pengusaha Café dipulangkan.

Sementara terlihat suasana di Cafe One More, Senin sore sepi  Wartawan yang datang menjumpai pengusahanya, menurut salah seorang karyawannya bernama Lisa, tidak berada ditempat. “Nggak ada Bunda, dia masih dirumahnya di Bah Gunung atan di Bandar,” ujar Lisa sembari mengatakan SA bekerja dengan kemauan sendiri. (PS.05)