Palsukan STNK, Dermawan Laia Jadi Penghuni Penjara

Jumat, 21 Februari 2020 | 18:42 WIB

Belawan – Tampaknya warga harus lebih berhati-hati lagi, jika ingin membeli kenderaan bermotor yang bekas. Diharapkan warga lebih bersikap waspada dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan dokumen (STNK) yang akan dibelinya ke bagian cek data kenderaan di Samsat setempat.

Pasalnya, petugas Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap pemalsuan dokumen (STNK) kenderaan bermotor. Parahnya, tersangka mengaku sudah 2 tahun menekuni bisnis ilegalnya dan juga telah menyebat STNK palsu buatannya di daerah Binjei, Siantar, Deli Serdang, Belawan dan Medan sekitarnya.

Hal itu diungkapkan Kapoldasu Irjen Pol. Drs Martuani Sormin M.Si saat memimpin pengungkapan kasus dalam keterangan pers di Mapolres Pelabuhan Belawan, Jum’ at (21/2/2020).

“Barang bukti yang diamankan berupa, laptop, mesin printer, 50 lembar kertas kosong dan 5 lembar STNK palsu dari TKP di Kecamatan Labuhan Deli,” ucap Kapolda.

Ditambahkannya, awalnya anggota pada 11 Februari 2020 mendapatkan info, ada 2 orang laki-laki sedang melakukan jual beli kenderaan yang mencurigakan. Lalu, anggota bergerak ke lokasi dimaksud dan menemukan kedua laki-laki itu di lokasi sedang memperbaiki kunci kontak sepeda motor yang rusak.

“Patugas lalu menanyakan kelengkapan surat-surat kenderaan itu dan teryanta tidak ada. Lalu kedua pria itu diboyong ke Mako, dan keduanya kemudian mengaku mereka disuruh tersangka Dermawan Laia. Keduanya juga menagaku bahwa si tersangka juga membuat pemalsuan STNK”, ucapnya.

Kemudian tersangka, Dermawan Laia diringkus dan dia mengakui perbuatannya membuat STNK palsu selama 2 tahun dan telah tersebar di kawasan Sumut. (Top)