Modus SPSI, Preman Kampung Diangkut Tekab Polsek Medan Baru

Sabtu, 4 Desember 2021 | 02:03 WIB

Medan, MPOL; Personel Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan seorang preman berinisial MS (40).

Warga Jalan Balai Desa Gang Bersama Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, terpaksa digelandang ke Mapolsek Medan Baru karena melakukan pungutan liar (pungli) terhadap seorang wanita pemilik usaha Shabbycihik Decoration.

Kapolsek Medan Baru AKP Teuku Fathir Mustafa, didampingi Kanit Reskrim Iptu Martua Manik yang dikonfirmasi Jumat (3/12/21), mengatakan korbannya Versi Indria Jayatri (36).

“Pemalakan berawal ketika korban sedang mengantar peralatan dekorasi ke Hotel Polonia Medan. Saat menurunkan peralatan dekorasi, tiba korban didatangi seorang laki-laki tak dikenal dan meminta uang secara paksa mengatasnamakan SPSI sebesar Rp 150 ribu. Tapi korban memberikan Rp 120 ribu,” ujarnya.

Pelaku, sambung Teuku, langsung meninggalkan lokasi. Tak berapa lama pelaku kembali menemui korban dengan alasan hendak menggadaikan handphone.

Korban pun mengatakan tidak ada uang. Pelaku kemudian meminta sisa uang Rp30 ribu. Tetapi korban memvideokan pelaku sambil mengatakan tidak memiliki uang.

Dengan kesal pelaku mengucapkan kata-kata kasar kepada korban sembari meninggalkan lokasi. Korban kemudian memposting video tersebut ke medsos hingga menjadi viral.

Petugas yang mengetahui video viral itu langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku saat duduk di warung kopi Jalan Agus Salim.

Dari hasil pemeriksaan dan interogasi, pelaku mengaku meminta uang kepada korban dengan alasan uang preman setempat (PS).

“Setelah pelaku kita amankan, petugas kemudian menghubungi korban untuk datang ke Polsek Medan Baru dan mengarahkannya untuk membuat laporan. Untuk barang bukti yang diamankan berupa uang Rp 40 ribu sisa hasil pungli,” pungkasnya. (*)