Merampok Lagi, Residivis Napi Asimilasi Ditembak

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 21:09 WIB

Belawan, MPOL: Irfan Sandro Marito Sihombing (ISMS) Alias Ipang (24) ditembak petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, lantaran  warga Kampung Salam Kecamatan Medan Belawan, melawan saat diringkus petugas.

Pria penganguran yang juga residivis napi asimilasi ini merupakan bandit spesialis perampokan didalam angkot. “Ada 4 laporan terkait aksi tersangka, korban terakhir

Hotmaria Natalia Pakpahan yang dirampok tersangka saat didalam angkutan kota (angkot) di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, yang terjadi Kamis (25/6/2020) lalu”, kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP R. Dayan melalui Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery Cahyadi. Sabtu (1/8/2020) sore.

Dijelaskan kanit, malam itu korban  mau ke Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan menumpangi angkot KPUM Trayek 32 dari depan Indomaret Belawan, tidak berapa lama naik seorang pria (penumpang) , melihat gelagat penumpang yang memcurigakan, korban minta turun.

Saat korban mau turun dari angkot, tersangka langsung mengancam menodong korban pakai sebilah pisau dan merampas tas korban berisi dompet, 2 buah HP dan perhiasan sehingga kerugian korban mencapai Rp 30 juta.

“Hasil penyelidikan diketahui tersangkanya  Irfan Sandro Marito Sihombing (ISMS) Alias Ipang dan dia (Ipang) kita lihat melintas di Jalan Raya Pelabuhan, pada Sabtu (1/8/2020). Saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawan. Petugas pun melepaskan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan sehingga petugas terpaksa menembak kakinya,” ungkap  Kadek biasa perwira ini disapa.

Ucapnya lebih lanjut, hasil Introgasi tersangka mengakui sudah melakukan Aksi Curas sebanyak 7 kali dengan modus operandi yang sama berpura-pura jadi penumpang amgkot. Pungkasnya.(*)