Menghilang, Nenek Usia 82 Tahun Ditemukan Tewas Di Saluran Air

Minggu, 9 Februari 2020 | 23:07 WIB
Langkat, (medanposonline.com) – Umi Kalsum Kusno (82) seorang nenek warga jalan Tanjung Pura, Gang Setia, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat ditemukan tidak bernyawa.
 
Umi Kalsum Kusno yang dilaporkan hilang sejak 5 hari lalu ditemukan dalam keadaan tewas di saluran air atau kanal bubusan di belakang Komplek Pertamina PB 331, Jalan Jati Barang, Desa Puraka I, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. 
 
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Suhandre (30) salah seorang cucu almarhumah, Minggu (09/02/2020) dini hari sekitar pukul 00.20 Wib, saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tertelungkup. Badan separuh terbenam di dalam air dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. “Sudah beberapa hari ini kami terus mencari, dan tidak menyangka nenek kami temukan dalam kondisi seperti ini”, ucap Suhandre sedih 
 
Diketahui sebelumnya, siang itu, korban yang baru beberapa hari tinggal di rumah Zen Ridwan (56) di Komplek Perumahan Pertamina Jalan Cirebon, Desa Puraka I, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, sempat permisi untuk menukar sandal dengan alasan mau mengambil air wudhu.
“Siang itu selepas menukar sandal, nenek sudah gak kelihatan lagi, sudah kami cari namun gak ketemu, dari beberapa hari ini berbagai upaya pencarian terus kami lakukan, baik kerumah kerabat, keluarga, serta membuat laporan orang hilang ke Polsek P.Brandan, bahkan dengan menyebar foto dan Informasi kehilangan di media sosial, namun tidak ketemu”, ucap Zen Ridwan dengan nada sedih.
 
Atas penemuan jasad korban ini, pihak kepolisian dari Polsek Pangkalan Brandan yang turun kelokasi bersama pihak keluarga, langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan (RSPPB), setelah dibersihkan jasad korban diserahkan ke pihak keluarga.
 
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP P.S Simbolon.SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut, korban sudah berusia lanjut dan mengalami penurunan daya ingat karena faktor usia, sebelumnya korban telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
 
“Penyebab kematian diduga korban terjatuh, atas kejadian ini pihak keluarga tidak merasa keberatan dan tidak mencurigai adanya tindak kekerasan maupun kejahatan. Selanjutnya keluarga membuat laporan agar korban tidak di autopsi dan secepatnya akan di semayamkan”, ucap Kapolsek AKP P.S Simbolon.SH. (LB.12)