Melawan Saat Diamankan, Izal Roboh Dibedil Petugas Patumbak

Selasa, 18 Februari 2020 | 20:44 WIB

Patumbak – Setelah dua minggu menjadi buronan, Rizal alias Izal (30), warga Jalan Pertahanan Patumbak, Kabupaten Deliserdang akhirnya diciduk petugas, Sabtu (15/2/2020) petang, sekira pukul 18.00 Wib. ‪

Bahkan, lantaran nekat mencoba kabur dan melakukan perlawanan, pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) ini pun dihadiahi petugas dengan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan pada pergelangan kaki kirinya. Selanjutnya tersangka diboyong ke RS Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan korban, M. Rianto (30) warga kawawasan yang sama dengan Laporan Polisi No:LP/81/II/2020/SU/Restabes/Sek Patumbak.

‪Saat itu, rumah korban yang ditinggal pergi dalam keadaan kosong dibobol tersangka yang berhasil menggasak barang berharga milik korban berupa cincin emas seberat 15 gram, gelang emas seberat 20 gram, 1 buah buku BPKB sepeda motor Vario dan 2 buah buku nikah dari dalam lemari korban.

“Melihat rumahnya dalam kondisi berantakan, korban yang curiga langsung melihat rekaman CCTV yang terpasang di rumahnya. Dari rekaman CCTV, ternyata benar saja, rumah korban sudah disatroni maling dengan kerugian sekitar Rp 15 juta, dan langsung dilaporkan kejadian itu ke kita (Polsek Patumbak),” ungkap Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Gindo Manurung, Selasa (18/2/2020) sore.

Dikatakan, dari laporan korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka serta melakukan penangkapan.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka yang sadar kedatangan petugas langsung kabur dan melakukan perlawanan. Meski sudah diberi tembakan peringatan, tersangka tetap melakukan perlawanan hingga kita beri tindakan tegas dan terukur pada pergelangan kaki kiri tersangka,” tegas Gindo.

‪Dari tersangka, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa 1 buah tas genggam, 2 buah buku nikah, 1 buah buku tabungan, 4 buah Kartu BPJS kesehatan, 1 buah BPKB, 2 buah dompet genggam, 1 buah surat keterangan dari Catatan Sipil, dan 1 lembar foto copy Kartu Keluarga.

“Untuk saat ini kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka guna mengetahui lokasi lainnya dan melakukan pengejaran terhadap rekannya. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” pungkas Gindo. (Won)