Mayat Wanita Muda Ditemukan Tergeletak di Brayan, Kedua Tangan Korban Ada Bekas Ikatan

Senin, 22 Februari 2021 | 16:01 WIB

Medan, MPOL : Sesosok mayat wanita muda tanpa identitas alias Mrs. X ditemukan tergeletak di Jl. Budi Kemasyarakatan Lingkungan XXIV, dekat Gereja GIKI, Kel. Pulo Brayan Kota, Kec. Medan Barat, Senin (22/2/2021) sekira pukul 05.30 WIB.

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh petugas penanganan prasarana dan sarana umum (P3SU) Kecamatan Medan Barat.

Menurut keterangan salah seorang petugas P3SU, Rohmad Efendi mengatakan, saat itu ianya bersama rekannya sedang bertugas seperti biasa untuk mengutip sampah di jalanan. Kemudian ketika melintas di Jl. Budi Kemasyarakatan, dirinya melihat seperti ada sesosok perempuan yang tergeletak di pinggir Jl. Budi Kemasyarakatan dekat Gereja GIKI.

Jasad wanita muda saat ditemukan. (Foto: Ist)

“Saya sempat memberitahukan kepada rekan kerja saya dan setelah kami mendekatinya kami melihat memang benar ada sesosok perempuan yang sedang tergeletak. Kami berusaha membangunkannya dengan cara membunyikan suara klakson mobil, namun sosok perempuan tersebut tidak bergerak, setelah itu kami melaporkan ke Polsek Medan Barat,” kata Rohmad Efendi.

Sementara, Kepala Lingkungan XXIV Kel. Pulo Brayan Kota, Nazarudin mengatakan, dirinya membenarkan adanya penemuan mayat wanita di lingkungannya.

“Awalnya saya dihubungi oleh petugas P3SU Kecamatan Medan Barat atas nama Iqbal yang menyampaikan bahwa ada ditemukan sesosok perempuan tergeletak di Jl. Budi Kemasyarakatan. Setelah saya tiba di TKP, saya melihat bahwa sesosok perempuan yang tergeletak tersebut bukanlah warga Lingkungan XXIV Kelurahan Pulo Brayan Kota,” sebutnya.

Petugas kepolisian saat mengecek keadaan mayat wanita Mrs. X. (Foto: Ist).

Polsek Medan Barat yang menerima informasi adanya seorang mayat Mrs. X di wilayah hukumnya kemudian turun ke TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Medan. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan dan ditemukan ada seperti luka lebam di kedua pergelangan tangan korban.

Guna penyidikan, mayat tersebut dibawa dengan menggunakan mobil patroli kebersihan Kecamatan Medan Barat ke Rumah Sakit Bhayangkara Jl. Wahid Hasyim, Medan.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi ketika dikonfirmasi, Senin (22/2/2021) sore, membenarkan penemuan mayat tersebut. Namun, saat disinggung apakah mayat tersebut meninggal karena dianiaya, Afdhal mengaku masih menunggu hasil autopsi.

“Di tangan korban seperti ada bekas diikat. Saat ini masih menunggu autopsi di RS Bhayangkara Medan,” katanya. *