Mayat Sudung Naibaho Ditemukan Membusuk Dirumahnya Sendiri  

Rabu, 22 Juni 2022 | 14:58 WIB

Taput, MPOL:Seorang mayat laki-laki bernama Sudung Naibaho (67) ditemukan sudah membusuk dirumahnya sendiri di Jl. DI Panjaitan No. 55 Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

Penemuan mayat tersebut pertama sekali diketahui oleh tetangga nya sendiri yaitu Tjang Hok, Selasa ( 21/6) sekira pukul 16.00 wib.

Dari hasil interogasi dan keterangan saksi Tjang Hok yang merupakan tetangga korban menjelaskan, bahwa selama 2 minggu terakhir saksi tidak pernah melihat korban keluar dari rumahnya.

” Menurut saksi, selama 2 minggu ini rumah korban selalu tertutup dan mengira bahwa korban pergi keluar kota,” ujar Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung SH. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada wartawan, Rabu (22/6).

Pada hari Selasa (21/6) sekira pukul 16.00 Wib kemarin, saksi mencium bau busuk dari rumah korban.

Curiga dengan bau busuk tersebut, saksi memberitahukan kepada tetangga lain yaitu Indra Sauti Marganda Hutabarat.

Kemudian, kedua orang saksi mengintip dari lobang dan bau bangkai busuk pun semakin menyengat.

Selanjutnya, kedua saksi menghubungi adek yaitu Syahruddin Naibaho yang saat itu sedang berada di Balige Kabupaten Toba.

Adek korbanpun segera tiba dan melaporkan hal tersebut ke Polres Taput. Setelah anggota Polres turun ke TKP, lalu mendobrak pintu rumah korban dan melihat korban sudah meninggal dan membusuk dengan posisi tidur di ruang tengah dengan memeluk bantal.

” Dari hasil olah TKP, tidak di temukan tanda-tanda luka di tubuh korban sedangkan seluruh pintu dan jendela rumah tertutup dengan rapi dari dalam,” tegas Walpon.

Selama ini korban tinggal sendirian dirumah karena tidak memiliki istri lagi karena sudah cerai serta tidak mempunyai anak.

Beberapa keterangan saksi yang kita himpun serta keterangan adek korban, selama ini korban punya pribadi yang tertutup serta tidak ada komunikasi dengan keluarga dan juga kepada tetanga-tetangganya.

Korban pun di bawa ke RSU Tarutung untuk dilakukan Visum Luar sedangkan untuk otopsi tidak dilakukan karena ditolak oleh keluarga karena di yakini korban meninggal karena sakit dan tidak ada unsur pidana.

Jenazah korban sudah kita serahkan kepada keluarga nya untuk di lakukan acara pemakaman.**