Mayat Bayi Perempuan Dibuang di Lapangan Merdeka

Minggu, 11 Oktober 2020 | 18:19 WIB

Pematangsiantar, MPOL : Mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di Lapangan Merdeka/Taman Bunga Jl. Merdeka, Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat, Pematangsiantar, Minggu (11/10/2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Penemuan mayat bayi yang baru lahir dan sengaja dibuang oleh orang tuanya itu sempat menggegerkan para pengunjung yang saat itu sedang santai di sekitar TKP.

Menurut informasi yang diperoleh di TKP, jabang bayi dengan kondisi masih merah dan bertali pusar itu diduga dibuang lalu dibungkus dengan plastik kresek hitam.

Mayat bayi perempuan itu pertama sekali ditemukan Membang Aritonang (62) salah seorang pengunjung. Ketika itu Membang datang ke Lapangan Merdeka untuk rekreasi.

Di sekitar TKP di bawah sebatang pohon besar Membang duduk-duduk santai makan siang. Namun saat mau minum tiba-tiba Membang menaruh curiga melihat plastik hitam yang berjarak sekitar 10 meter dari tempat duduknya.

Merasa penasaran, Membang pun mendekati plastik hitam tersebut. Alangkah terkejutnya ia melihat di dalam plastik hitam itu terdapat sesosok mayat bayi.

Membang pun langsung menginformasikan kepada beberapa pengunjung. Spontan saja para pengunjung langsung berdatangan dan suasana menjadi heboh, mayat bayi itu pun dikerumuni massa.

Tidak lama kemudian, Kanit Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematangsiantar, Aiptu Darwin Siregar, bersama personil piket berikut personil dari Polsek Siantar Barat datang ke lokasi serta melakukan olah TKP.

Kemudian, petugas mengevakuasi mayat bayi yang masih merah dan kepala sudah ditumbuhi rambut itu dibawa ke ruangan jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih.

“Terkait adanya mayat bayi tersebut, Tim Inafis Polres Siantar sedang melakukan penyelidikan dan mencari siapa orangtua mayat bayi perempuan itu,” ungkap Kanit SPKT, Aiptu Darwin Siregar kepada wartawan.

Sementara, pantauan Medan Pos Online di sekitar ruang Instalasi Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, terlihat petugas Kepolisian Polres Siantar memboyong mayat bayi tersebut ke ruang instalasi jenazah untuk diautopsi.

Menurut salah seorang petugas forensik RSUD, mayat bayi tersebut diduga tadi pagi baru dibuang, karena kondisinya belum membusuk dan masih bau amis darah yang keluar dari tali pusar.

“Untuk sementara mayat bayi tersebut disimpan di lemari atau peti es,” ungkap pria yang sehari-harinya aktif sebagai petugas autopsi mayat di ruang instalasi jenazah di rumah sakit tersebut. *