Mau Kabur dan Melawan Saat Pengembangan, Tekab Percut Tembak 3 Begal Bersenjata Pisau

Senin, 6 Desember 2021 | 20:18 WIB

Percut, MPOL; Team khusus anti bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan mengungkap kasus komplotan begal bersenjata tajam (sajam) jenis pisau dengan meringkus tiga dari lima pelaku dari lokasi terpisah.

Tiga pelaku terpaksa ditembak petugas dibagian kakinya karena mau kabur dan melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

“Ya, tiga pelaku diringkus dan terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena mau kabur dan melawan petugas. Tindakan tegas itu dilakukan saat pengembangan untuk mencari barang bukti dan dua pelaku lainnya. Dua pelaku masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M. Agustiawan didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Bambang N saat rilis kasus Senin (6/12/21).

Dijelaskan kapolsek ketiga pelaku masing-masing Bobi Andoko alias Bobi (25), Andika alias Boncel (28), dan Eko Arianto (29) ketiganya warga Jalan Sidomulyo, Pasar 9, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Korbannya Andika Sandhi Tama Putra (25) warga Komplek TNI AU, Karang Sari, Kecamatan Medan Poloni, Kota Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan, Kanit Reskrim, Iptu Bambang N menunjukkan barang bukti.(Isu)

Dijelaskan kapolsek, kejadian berawal Rabu (1/12/21) dini hari. Sekitar pukul 03.00 Wib, korban mau mengantar pacarnya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 6438 ADG.

Namun saat melintas di Jalan Sidomulyo, Pasar 9, depan Gang Seriti, Desa Sei Rotan, korban dihadang lima pelaku. Begitu berhenti, seorang pelaku menendang korban sehingga terjatuh ke aspal.

Tak hanya itu, pelaku lainnya ikut memukul korban hingga korban (Andika) mengalami luka dibagian kening, pinggang, bahu kiri, dan jari kiri

Melihat kondisi pelaku tak berdaya, pelaku menguras harta benda milik korban berupa Hp dan uang. Setelah itu, komplotan begal yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan kabur sambil membawa sepeda motor korban.

Selang beberapa jam korban mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan kejadian itu.

Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan melihat hasil rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

“Terungkapnya kasus ini berkat hasil penyelidikan di lokasi dan hasil rekaman CCTV di lokasi. Disitu terlihat pelaku melakukan aksinya,” ungkapnya.

Petugas akhirnya mengetahui identitas para pelaku serta mengendus keberadaannya.

Tiga pelaku begal bersenjata tajam jenis pisau.(Isu)

Pada Jum’at (3/12/21) sekira pukul 22.00 WIB, petugas meringkus Bobi Andoko di Jalan Rukun, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dihadapan polisi, Bobi mengaku tidak sendiri melakukan aksinya tapi bersama empat pelaku lainnya.

Dari pengakuan Bobi, petugas menangkap Andika alias Boncel di Jalan Sidomulyo Pasar 9 Desa Sei Rotan, tepatnya di sebuah Warnet. Lalu, menciduk Eko di Pasar 9, Gang Pipit.

Selain ketiga pelaku lanjut Kapolsek, petugas menyita barang bukti berupa pisau, uang dan sepeda motor milik korban.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa Bobi Andoko merupakan residivis kasus narkoba. “Sedangkan pelaku Andika dan Eko sudah berulangkali melakukan penjambretan dan pencurian, namun beberapa korbannya tidak melapor. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan sepeda motor korban yang di jual dan mencari penadahnya,” ungkap Kompol M Agustiawan.(*)