Lagi Teler, Oknum Preman Bacok Pengendara Sepeda Motor hingga Sekarat

Jumat, 16 September 2022 | 15:25 WIB

Percut, MPOL; Seorang pria betinisial A dilaporkan ke Polsek Percut Seituan sesuai bukti laporan nomor STTLP/1700/IX/2022/SPKT/Percut.

Yang melaporkan pelaku (A) ke polisi adalah ayah dari korban yakni Anto (52) warga Dusun XVI Kali Serayu Desa Saentis, Kec. Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Dalam laporan, korbannya Rizky Husdianto (18) dianiaya pada Minggu (11/9/2022) dini hari lalu.

Sekira pukul 02.30 Wib, korban bersama temannya baru pulang dari Tambak Bayan dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.

Diperjalanan, pelaku A bersama dua rekannya menghandang korban. Namun, teman korban lolos dari sergap pelaku, sedangkan korban yang berada di belakang disergap oknum preman bersenjata tajam (sajam) tersebut.

Tanpa banyak tanya A dalam kondisi teler (mabuk-red) dengan parang terunus langsung membacok punggung korban, sedangkan teman A berinisial P membacok kaki korban.

Tak sampai disitu, A juga memukul bagian mata korban hingga mengalami luka memar.

Melihat korban sekarat. A Cs kabur melarikan diri. Tidak lama berselang warga melintas di lokasi dan secara bersama-sama membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Saat di rawat, korban didatangi seorang pria dan mengancam akan membunuh korban jika melapor ke Polisi.

“Saya tak kenal orangnya bang, namun dia mengancam akan membunuh saya jika melapor ke Polisi,” ungkap korban.

Korban tak menyangka bahwa pelaku tega membacoknya karena sudah lama kenal dan sudah minta ampun.

“Ia sering meminjam keretaku bang, tapi tega-tega ia membacok ku. Akupun sudah minta ampun dan memperkenalkan diriku,” jelasnya.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Anto dan Kusmawati, ayah dan ibu korban berharap polisi menindak lanjuti laporannya,”Kami berharap pelaku segera ditangkap,” saat ditemui wartawan, Jumat (16/9/2022).

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih mengejar pelaku.

“Keluarga korban sudah membuat laporan. Kita masih memburu pelaku,” tandasnya. (*)