Lagi, Seorang Tahanan Polisi di Medan Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2020 | 16:11 WIB

Medan, MPOL : Kasus tahanan polisi meninggal dunia kembali terjadi di Medan. Setelah sebelumnya tahanan Polrestabes Medan dalam kasus pembunuhan, Fery Pasaribu (56) meninggal karena sakit, kali ini seorang tahanan Polsek Medan Timur juga meninggal dunia.

Tahanan tersebut bernama Edison Simanjuntak (38) warga Jl. Sering, Kel. Sidorejo, Kec. Medan Tembung. Ia ditangkap petugas Polsek Medan Timur dalam kasus narkoba, Selasa (29/9/2020) lalu. Edison meninggal karena sakit dan sempat dirawat di RS Bhayangkara Medan, Minggu (18/10/2020) sekira pukul 09.39 WIB

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu ALP Tambunan, ketika dikonfirmasi Minggu (18/10/2020) membenarkan seorang tahanan meninggal dunia.

Tambunan menjelaskan, pada Jumat (15/10/2020) sekira pukul 20.00 WIB, piket penyidik pembantu mendapat kabar dari petugas penjaga tahanan bahwa ada salah satu tahanan Polsek Medan Timur yang sakit.

“Kemudian penyidik pembantu menghubungi petugas penyelidik yang sedang berada di kantor untuk membawa tahanan ke RS Bhayangkara Medan dikarenakan keluhan timbulnya bisul di badan dan merasakan demam pada tahanan tersebut,” kata Tambunan.

Surat pernyataan dari keluarga tahanan untuk tidak diautopsi. (Foto: Ist)

Sesampainya di rumah sakit, sambungnya, Edison Simanjuntak diperiksa oleh pihak rumah sakit dan dokter menyatakan bahwasanya tahanan mengalami demam dikarenakan bisul yang ada di badan tahanan tersebut. Kemudian dokter memberikan obat kepada tahanan dan mengatakan tidak perlu dirawat inap, sehingga petugas membawa kembali tahanan ke Polsek Medan Timur.

Selanjutnya, Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 19.30 WIB piket penyidik pembantu Briptu Astri Risma kembali mendapat keluhan dari Edison bahwa ianya kembali merasakan sakit di badannya, sehingga petugas membawa Edison lagi ke RS Bhayangkara.

Setelah diperiksa dokter mengatakan bahwasanya tahanan tersebut sakit dikarenakan bisul yang ada di badan Edison sudah semakin banyak dan membesar dan kembali memberikan obat kepadanya. Lalu Edison dibawa kembali ke Polsek Medan Timur.

“Namun, Minggu (18/10/2020 sekira pukul 09.00 WIB piket penyidik pembantu mendapat kabar dari yg piket penyidik Briptu Ghazy bahwa tahanan tersebut mengeluh sakit lagi. Kemudian petugas kembali membawa tahanan ke RS Bhayangkara dikarenakan keluhan tersangka merasa demam dan susah bernafas serta sudah mengeluarkan banyak kotoran,” terangnya.

Sesampainya di rumah sakit, tersangka Edison Simanjuntak sudah tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke ruangan IGD dan dilakukan pemeriksaan. Kemudian, sekira pukul 09.39 WIB dokter menyatakan Edison telah meninggal dunia.

“Jenazahnya sudah kita serahkan kepada keluarga. Selain itu pihak kelurga juga membuat surat pernyataan dan mengajukan permohonan agar jasad korban tidak diautopsi,” tandasnya. *