Kedua Kalinya, Lapas Kelas II-A P.Siantar Gagalkan Peredaran Narkoba, 7 Bal Ganja & 5 Bungkus Plastik Klip Shabu Disita  

Rabu, 21 Juli 2021 | 17:29 WIB

Simalungun, MPOL: Untuk kedua kalinya, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Pematangsiantar kembali menggagalkan peredaran narkoba, Selasa (20/07/2021) pagi sekira pukul 05.30WIB.

Kepala Lapas Kelaw II-A Pematangsiantar Rudy F Sianturi melalui Humas Daniel Tindaon dalam relisnya via pesan Whats App, Rabu (21/07/2021) mengatakan, gagalnya peredaran narkoba di Lapas Klas II-A Pematangsiantar tersebut berawal dari petugas Taufik Sipayung yang saat itu sedang bertugas di pos menara mendengar dan merasa ada suara yang mencurigakan dari seputaran tembok Lapas.

Mendengar suara tersebut petugas Lapas langsung melakukan pemantauan di sekitaran pos menara. Ketika di senter dari atas menara ada seperti barang mencurigakan yaitu plastik kresek berwarna biru.

Kemudian petugas pos menara tersebut, lanjut Daniel, melaporkan kejadian itu kepada komandan regu jaga Juyandri Saragih.

Kemudian petugas tersebut berupaya menyenter ke arah luar tembok, namun karena situasi di luar tembok kurang terang cahaya sehingga  pelaku pelemparan tersebut tidak terlihat dan melaporkan situasi dan kondisi kepada pimpinan.

Selanjutnya, laporan tersebut pun langsung direspon cepat oleh Komandan Regu Jaga dan dengan sigapnyabmelaporkan hal tersebut kepada Ka.KPLP Sahat Bangun dan Kalapas Rudy Fernando Sianturi.

Setelah menerima informasi tersebut,  Kepala Lapas memberi arahan agar kejadian tersebut dipantau untuk menemukan siapa yang akan menjemput barang mencurigakan tersebut.

Namun sampai pukul 10.00 pagi tidak ada yang menyentuh barang mencurigakan tersebut, lalu Kalapas memerintahkan agar segera melaporkannya ke Satuan Narkoba Polres Simalungun.

Mendapat laporan dari Lapas, sekitar pukul 14.00 WIB, team Sat Narkoba Polres Simalungun tiba di TKP. Lalu  petugas Narkoba Aipda Ahmad Sopawi dan team  terjun dan melihat langsung ke lokasi penemuan dan barang mencurigakan tersebut.

Di TKP, petugas membuka bungkusan yang berisi 7 bal besar diduga narkoba jenis Ganja dan 5 bungkusan plastik klip ukuran besar diduga narkoba jenis shabu dan selanjutnya barang haram itul diamankan dan dibawa ke Mapolres Simalungun guna dilakukan penyelidikan.

Ditegaskannya, gagalnya peredaran narkoba  untuk keduakalinya itu, berkat kesigapan petugas Lapas dalam  pencegahan masuknya narkoba kedalam lingkungan Lapas.

Namun sangat disayangkan pihaknya belum bisa mengetahui kepada siapa barang tersebut akan di tuju dan siapa pelaku pelemparan barang narkoba tersebut.

Sementara, kata Daniel berdasarkan arahan dari Direktur jenderal pemasyarakatan dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sumut agar memperketat setiap pengawasan, penggeledahan dan pemeriksaan barang dan orang yang akan lewat P2U di setiap lapas maka saya memberi penguatan dan perintah kepada petugas Pengamanan khusunya petugas Pintu utama (P2U) agar lebih meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan kemudian hal itu pun disadari oleh oknum yang belum diketahui tersebut sehingga melakukan upaya memasukan narkoba dengan cara  pelemparan tersebut.

Hal ini merupakan wujud keseriusan lapas Kelas II-A Pematangsiantar dalam hal BersiNar (Bersih dari Narkoba) dan mewujudkan zona integritas dan wilayah menuju WBK dan WBBM, ungkap Daniel Tindaon.**