Karhutla Perbukitan Pusuk Buhit, Uspika Pangururan Bertindak Cepat

Jumat, 17 April 2020 | 10:11 WIB

Samosir, MPOL.COM: Memasuki  musim kemarau di  Pangururan, perbukitan di sekitar Pusuk Buhit, persisnya  di kawasan Batugajah dan sekitar Aek Rangat, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir , terjadi karhutla (kebakaran hutan dan lahan).

Diketahui Api mulai menjalar  sejak pukul 16.00 WIB, Kamis(16/4), api masih terus membara dengan percikan kecil di beberapa tempat di kawasan itu hingga pukul 22.00 WIB.

Kebakaran lahan di kawasan yang bersebelahan dengan Sijambur itu, terjadi sejak sore dan asapnya terlihat dekat sekali dari arah Tano Ponggol di kawasan Simpang Tiga Aek Rangat.

Camat Pangururan Beresman Simbolon, Lurah Siogung-ogung  Wilson Naibaho dan Kapolsek Pangururan R. Simarmata, dengan sigap turun ke lokasi dan naik ke arah perbukitannya mengamati kobaran apinya  untuk  melihat kemungkinan bisa tidaknya mobil pemadam kebakaran naik ke atasnya.

Pengamatan Medanposonline,camat, kapolsek ,aparat TNI, dan lurah Siogung-ogung menelurusi jalanan terjal ke arah atasnya, disimpulkan  akses mobil pemadamn sulit  menaiki  bukit Pusuk Buhit itu.

Kapolsek Pangururan  R. Simarmata bersama anggota polsek lainnya yang berhasil naik ke atas, menemukan sebuah parang dan cangkul di dekat gubuk di atasnya yang diduga digunakan untuk membersihkan lahan di sana. Dan belum diketahui dan masih dalam penyidikan apakah lahan tersebut dibakar atau terbakar.

Hingga malam hari pukul 22.00 WIB, baik camat maupun Polres Samosir dipimpin Kasatlantas  AKP Maju Harahap,  dan satuan pemadam kebakaran Pemerintah kabupaten Samosir, masih berjaga-jaga dan siaga di jalan menuju Aek Rangat arah Sagala itu utamanya mencegah apinya jangan melebar terus.

Alhasil,sekitar pukul 22.00 WIB,api yang membakar hutla mengarah ke aek rangat dari arah tano ponggol bertepatan ada akses jalan yang dibangun PNPM,mobil Pemadam-pun digerakkan dan berhasil memadamkan api yang sudah melalap hutla puluhan  ha tersebut.

Warga setempat,HS mengatakan ,akibat imbas dari Pandemi Covid  19 saat ini warga menggiatkan kearah pertanian, tak ada jalan lain untuk mengantisipasi kebutuhan  sehari hari kedepan.Dia berharap aparat penegak hukum untuk menyelidiki kebakaran tersebut agar kejadian yang sama tidak terulang.(TS.03)