Kapoldasu Ungkap Penyebab Ledakan di Fountain Cafe Ramayana Plaza Medan

Rabu, 25 Maret 2020 | 18:36 WIB

Medan – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, mengungkap penyebab ledakan yang terjadi di Fountain Cafe Ramayana Plaza, Jl. SM. Raja, Medan. Sang Jenderal mengatakan bahwa ledakan ini dianggap sebagai kecelakaan kerja yang dipastikan adalah apakah ledakan ini murni karena kelalaian atau ada penyebab yang lain.

“Dari hasil kesimpulan sementara pemeriksaan di TKP oleh dari Laboratorium Forensik cabang Medan ditemukan bahwa ada kompor yang bocor jadi ada tiga kompor di Fountain Ice Cream Cafe dan restoran itu ada 3 kompor. Kompor kedua ditemukan dalam keadaan longgar,” kata Irjen Sormin,” Rabu (25/3/2020).

Masih dikatakannya, pihaknya menduga bahwa ledakan ini akibat akumulasi gas yang sudah bocor ketika diaktifkan gas tersebut meledak.

“Mengapa tidak terbakar? berarti tim menilai tidak ada api di sana. Jadi mungkin dugaan sementara tim ahli pemeriksa adalah karena saklar listrik diaktifkan. Kalau itu api itu pasti terbakar,” ungkapnya.

“Kalau rekan-rekan kita di rumah kita menyalakan kompor kita hidupkan langsug api menyala. Makanya ini hanya ledakan, tim berpendapat sementara bahwa ledakan ini akibat pengaktifan saklar listrik sehingga terjadi ledakan. Berarti mulai dari kemarin mungkin kompor itu lupa untuk di kembalikan kepada off, jadi bocor,” ucapnya.

Irjen Martuani Sormin juga menjelaskan bahwa dua orang korban yang luka-luka akibat keruntuhan bukan akibat ledakan. Hal yang menggembirakan, katanya bahwa (kejadian) ini kita pastikan adalah akibat kelalaian kerja. Polrestabes Medan dengan dibekap oleh Krimum Poldasu dan laboratorium forensik mudah-mudahan kita segera tangani kasus ini dan untuk pengelola yang bertanggung jawab kita akan kita mintai keterangan.

“Kondisi korban hanya luka ringan pada leher dan tangan akibat reruntuhan dari material yang jatuh,” pungkasnya.

Sebelumnya, peristiwa ledakan terjadi di Fountain Cafe Ramayan Plaza, Jl. SM. Raja, Medan, Rabu (25/3/2020) sekira pukul 11.45 Wib. Dalam kejadian itu terdapat 2 korban yang memgalami luka-luka dengan inisial FW dan Y. (Arya)