Jebol Jerjak Plafon,Delapan Tahanan Polres Sergai Melarikan Diri

Minggu, 22 November 2020 | 21:58 WIB

Sergai,MPOL: Delapan tahanan Polres Serdang Bedagai (Sergai) kabur Pada Minggu (22/11/2020), sekira pukul 03.30 Wib, setelah menjebol jerjak pada bagian plafon. Para tersangka yang melarikan diri terlibat kasus narkoba.

Adapun para tahanan yang melarikan diri yakni:

1.ZULKIFLI MATONDANG (tahanan narkoba)

2.EDI SYAHPUTRA. (tahanan narkoba)

3.M.YUSUF. (tahanan narkoba)

4.IRWANSYAH LUBIS (tahanan narkoba)

5.SUKIRMAN (tahanan narkoba)

6.REZA PRATAMA (tahanan narkoba)

7.PUTRA AGUS PRATAMA (tahanan narkoba)

8.M.ARIFIN.(tahanan narkoba)

Dari data yang dihimpun, adapun orang yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut adalah tahanan atas nama Hariadi.

Saat itu dirinya hendak melaksanakan salat tahajud dan akan mengambil air wudhu ke kamar mandi. Dari kamar mandi tersebut, dirinya melihat ada pecahan plafon dan selanjutnya langsung membangunkan temannya yang lain.

Disebut-sebut kalau tahanan tersebut berhasil kabur dengan memakai gergaji besi. Gergaji itu digunakan untuk memotong tralis besi bagian atap kamar mandi di Blok C. Selanjutnya mereka keluar ke bagian belakang bangunan tahanan.

Wakapolres Sergai, Kompol Sofyan yang juga ikut mengawasi tukang memperbaiki plafon tidak mau memberikan komentar. Ia menyarankan agar wartawan mengkonfirmasi Kapolres.

“Supaya satu suara wawancara sama Kapolres saja ya. Enggak ada yang kita tutup-tutupi kok. Biar satu suara sama Kapolres saja ya. Sekarang lagi sibuk di lapangan semua ini,” kata Kompol Sofyan.

Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH.M.Hum kepada wartawan mengatakan, para tersangka masih dilakukan pencarian.

“Kita masih melacak para tahanan yang melarikan diri dan telah menyebar Poto mereka.Kita minta supaya segera menyerahkan diri dan kepada keluarga tersangka diharapkan membantu polisi mencari mereka,” katanya.

Kapolres menegaskan bila tidak menyerahkan diri akan diberi tindakan tegas.”Tindakan tegas terukur akan kita lakukan jika tidak mau menyerahkan diri,” tegasnya.***