Ini Komplotan Becak Hantu Pencuri Pagar Rumah Ditangkap Polsek Medan Area  

Selasa, 25 Januari 2022 | 00:34 WIB

Medan, MPOL; Komplotan becak hantu kembali beraksi. Kali, ketiga pelaku mencuri pagar besi rumah warga di Perumahan The Green Jalan Panglima Denai Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai.

Tidak berselang lama, ketiganya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Medan Area.

Ketiganya masing-masing berinisial Todo Hasian Gultom (22) warga Jalan Parsaoran Kampung Tapanuli Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Hendra Simanjuntak (32) warga Jalan Tanjung Bunga Kampung Tapanuli dan Raden Situmorang (39) warga Jalan Pasar I Gang Anggrek I Desa Amplas.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area AKP Philip Antonio Purba kepada wartawan, Senin (24/1/22) sore mengatakan penangkapan terhadap ketiga pelaku bermula saat warga melaporkan telah terjadi pencurian pintu pagar besi lipat di Perumahan The Green Jalan Panglima Denai.

Menindaklanjuti laporan warga, Minggu (23/1/22) sekira pukul 04.00 WIB, Kanit Reskrim bersama anggota bergerak ke lokasi dan melihat 3 pria yang menumpangi becak motor (betor) barang tanpa plat sedang membawa pagar besi.

Karena curiga kata Philip, dia bersama anggota menghentikan laju betor tersebut. “Saat diinterogasi, ketiga pelaku mengaku baru mencuri pagar dari Perumahan The Green,” ujarnya.

Kanit bersama anggotanya membawa para pelaku berikut besi curian ke lokasi kejadian. Di lokasi petugas memintai keterangan warga sekitar. Sementara Freddi Gultom (26) diarahkan untuk membuat laporan ke kantor polisi.

Selanjutnya ketiga pelaku berikut barang bukti pagar besi, betor, kunci Inggris, 1 kunci ring pas, 3 obeng yang digunakan pelaku membongkar pagar digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan dan interogasi terhadap ketiganya, sebelum melakukan aksi kejahatannya, Sabtu (22/1/22) sekira pukul 22.00 WIB, ketiga pelaku bertemu di Kampung Tapanuli dan merencanakan aksi pencurian. Selanjutnya para pelaku yang menumpangi betor barang menuju kawasan Perumnas Mandala untuk mencari sasaran yang akan dicuri,” ungkapnya.

Lanjut Philip, hingga 1 jam berkeliling para pelaku tidak menemukan target mereka. Minggu sekira pukul sekira pukul 03.30 WIB, Todo yang membawa betor bersama 2 rekannya bergerak ke Jalan Panglima Denai.
Tepat melintas di depan Perumahan The Green, Raden meminta Todo untuk menghentikan laju betor karena dia melihat ada pagar besi yang terbuka.

“Todo menghentikan betor, dan selanjutnya Raden langsung turun dan berjalan ke depan pintu gerbang pagar. Sedangkan Hendra dan Todo memantau situasi di atas betor yang masih menyala. Karena situasi sepi, Raden membongkar paksa pagar dengan peralatan yang mereka bawa. Pelaku kemudian menaikkan pagar ke atas betor dan para pencuri itu melarikan diri,” jelasnya.

Ditambahkan Kanit, warga sekitar yang mengetahui adanya aksi pencurian itu langsung menghubungi Polsek Medan Area. Tak jauh dari lokasi para pelaku berhasil dibekuk petugas.

“Para pelaku ini dikenal dengan nama komplotan pencuri becak hantu. Modus pelaku melakukan aksi kejahatannya yakni dengan mengendarai betor barang mulai malam hingga pagi untuk mencari targetnya. Kasusnya masih kita dalami, karena pelaku lebih dari 2 kali melakukan aksi kejahatannya,” pungkasnya. (*)