Hampir Setiap Hari, Polres Tanjungbalai Ungkap Kasus Narkoba

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 19:10 WIB

Tanjungbalai, MPOL: Jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai, tidak main-main untuk memerangi maraknya penyalah gunaan narkoba. Ini terbukti, sebab hampir setiap hari meringkus para tersangka narkoba mulai dari pemakai, pengedar dan bandar.

Kali ini, seorang pengedar narkoba jenis sabu diringkus personel Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai dari Jalan Besar Bagan Asahan, tepatnya di Gang Belok, Dusun V, Desa Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai, Kab. Asahan.

Hal itu dibenarkan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas, Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (22/8/20).

“Ya, kita ada mengamankan seorang tersangka narkoba. Namanya Zulkarnain Sinaga alias Zul. Warga Dusun IV, Desa Bagan Asahan, Kecamatan. Tanjung Balai ini ditangkap pada Rabu (14/8/20) lalu,” ujarnya.

Selain tersangka sebut Ahmad Dahlan, personel menyita sebagai barang bukti berupa  1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 25,10 Gram, dan Samsung warna hitam.

Masih dijelaskan kasubbag, tersangka diamankan bermula dari laporan warga bahwa tersangka yang mengantongi sabu lagi duduk di depan salah satu warung bakso.

Berdasarkan informasi warga itu, petugas ke lokasi dan melihat tersangka lagi duduk di depan warung bakso. Karena ciri-ciri tersangka sesuai yang dilaporkan warga maka petugas menghampiri tersangka sekaligus melakukan penggeledahan.

Tak ayal, petugas menemukan bungkusan plastik yang mencurigakan pas disebelah paha tersangka. Periksa punya periksa, ternyata di dalam plastik tersebut berisi sabu-sabu seberat 25,10 Gram.

Tersangka saat ditanya petugas mengaku sabu itu miliknya,”Rencananya sabu itu mau dijual kepada seseorang. Rupanya ersangka menunggu calon pembeli, di depan warung bakso,” ungkap kasubbag.

Karena sudah ada barang bukti tersangka digelandang le Mako Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai untuk pemeriksaan dan pengembangan.

“Tersangka dapat dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal 112 ayat 2  UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotila dengan ancaman hukuman paling cepat  5 tahun dan paling lama 20 tahun,” paparnya.(*)