Gadis 14 Tahun Diperkosa Kenalan Medsos, Keluarga Melapor ke Polrestabes Medan

Jumat, 10 September 2021 | 15:26 WIB

Medan, MPOL : Seorang gadis di Kota Medan berumur 14 tahun berinisial NS diperkosa 2 pria yang salah satunya kenalan pria korban dari media sosial (medsos) Instagram. Bahkan, korban sempat diisukan menghilang yang ternyata diduga diculik dan diperkosa oleh dua pelaku.

Pihak keluarga korban yang mengetahui itu kemudian mendatangi Polrestabes Medan guna membuat laporan dengan bukti LP/B/1766/IX/2021/ SPKT/ Polrestabes Medan tanggal 10 September 2021.

Kuasa Hukum korban, Indra Kesuma Damanik, Jumat (10/9/2021) siang mengatakan bahwa pihaknya sudah selesai membuat laporan.

Indra Damanik menceritakan kronologi kejadian yang menimpa NS terjadi, Sabtu (28/8/2021). Saat itu, NS pamit ke orang tuanya untuk mengerjakan tugas sekolah ke rumah temannya yang tidak jauh dari rumahnya di Kecamatan Medan Tuntungan.

“Sewaktu di rumah temannya, NS menerima chat dari RF yang menanyakan keberadaan korban. Setelah dijawab RF dan satu orang temannya datang menggunakan sepeda motor menjemput NS,” katanya.

Ia menjelaskan, NS pun langsung dibawa oleh kedua pelaku dengan posisi NS berada duduk di tengah menggunakan sepeda motor.

“Mereka (pelaku) membawa NS dengan posisi NS dibonceng di tengah antara RF dan rekannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Indra menyebutkan bahwa handphone milik korban juga diambil oleh pelaku dan meletakkannya di dalam bagasi sepeda motor, sehingga korban tidak bisa menghubungi keluarganya.

“NS dibawa berkeliling. Ditengah perjalanan NS diberikan minum air mineral yang isinya sudah setengah. Karena perjalanan yang jauh dan NS menurut saja,” sebutnya.

Dia mengatakan, setelah NS meminum minuman yang diberikan oleh pelaku, korban merasakan ngantuk dan seperti lemas tidak berdaya. Lalu, NS dibawa ke rumah RF yang berada dikawasan Lau Dendang, Deli Serdang.

“Sesampainya di sana, NS tertidur dan tidak menyadari apa yang terjadi terhadap dirinya,” tuturnya.

“Tengah malam, korban tersadar dan melihat pelaku sudah menindih tubuh korban,” ungkapnya.

Setelah dua hari korban tidak pulang, lanjutnya, orang tua korban melapor bahwa anaknya telah hilang ke Polsek terdekat.

Namun, laporannya ditolak dengan alasan tidak membawa berkas. Lalu, polisi menyarankan orang tua korban agar mengumumkan kehilangan anaknya melalui akun media sosial. *