FORSAPTU Adukan Profesor Yusuf Leonard Henuk Ke Itjen Kemenag RI

Jumat, 28 Mei 2021 | 21:06 WIB

Taput, MPOL : Berbagai elemen masyarakat yang bergabung dalam satu wadah Forum Solidaritas Peduli Tapanuli Utara (FORSAPTU) mengajukan pengaduan secara tertulis atas nama Guru Besar Institut Agama Kristen Negeri  (IAKN) Tarutung  Profesor Yusuf Leonard Henuk ke Kepala Inspektorat Jenderal Kementrian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) atas pelanggaran kode etik dan berbagai aktifitas postingan di Facebook yang terlalu berlebihan.

“FORSAPTU telah mengajukan empat poin pengaduan secara tertulis yang ditujukan kepada Kepala Itjen Kemenag RI,” ujar Ketua Umum FORSAPTU Dompak Hutasoit didampingi Ketua Komisi Hukum FORSAPTU Rudi Zainal Sihombing, SH saat audiensi meminta dukungan kepada DPRD Taput, Jumat (28/5).
Adapun isi empat poin pengaduan kami, dimana Profesor Yusuf Leonard Henuk telah melakukan pelanggaran kode etik. Kedua, menarik Profesor Yusuf Leonard Henuk dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung.
Kemudian, memberhentikan Profesor Yusuf Leonard Henuk dari seluruh jabatannya pada Instansi/Lembaga Pendidikan Republik Indonesia. Dan poin keempat, melarang seluruh kegiatan belajar mengajar yang dilakuan oleh Profesor Yusuf Leonard Henuk di seluruh Lembaga Pendidikan di Republik Indonesia.
“Itulah beberapa poin penting dari pengaduan tertulis kami ke Kepala Itjen Kemenag RI agar DPRD Taput berkenan memberikan dukungan tertulis atas laporan pengaduan elemen masyarakat Taput,” tegas Dompak yang pada saat itu juga didampingi berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam FORSAPTU.
Dalam audensi itu, Dompak Hutasoit juga meminta DPRD Taput segera menyurati Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, KASN, Kementerian Dalam Negeri dan Ombudsman untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran kode etik dan displin ASN atas nama Profesor Yusuf Leonard Henuk.
Juga mendesak agar menyurati Kementerian Agama untuk menarik Profesor Yusuf Leonard Henuk dari Bumi Tapanuli Utara. Dan melakukan pengawasan terhadap proses hukum atas laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Prof. Yusuf Leonard Henuk.
Ketua DPRD Taput Ir. Poltak Pakpahan sangat mendukung permohonan berbagai elemen masyarakat atas laporan tertulis Profesor Yusuf Leonard Henuk ke Kementrian Agama RI. “Kami akan segera menyurati Kepala Itjen Kemenag RI, Kemendikbud dan Kemendagri RI sebagai tindak lanjut atas pengaduan masyarakat terkait kelakuan yang tidak wajar dari Profesor Yusuf Leonard yang sudah meresahkan masyarakat Taput secara umum melalui cuitannya di media sosial,” ungkap Poltak Pakpahan.
Beberapa anggota DPRD yang turut mendampingi Ketua DPRD Ir. Poltak Pakpahan saat menerima audensi FORSAPTU antara lain, Ketua Komisi A DPRD Taput Ombun Simanjuntak, Tombang Marbun, Frido Sinaga (PDIP),  Mangoloi Pardede (Demokrat) dan Sekwan Irwan Hutabarat. **