DPO Kasus Curanmor, Agustian Ditembak Polisi Pancur Batu

Jumat, 13 Maret 2020 | 16:36 WIB

Pancur Batu (Medan Pos)

Setelah lebih kurang setengah tahun lamanya diburon terkait kasus pencurian sepeda motor (curanmor), Agustian alias Kiting (27) warga Jalan Balai Desa, Desa Sunggal Kanan, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang akhirnya berhasil dibekuk Timsus Reskrim Polsek Pancur Batu dari sekitar Pasar III Desa Sunggal Kanan, Kamis (12/3) malam sekira pukul 20.00 WIB. Namun, karena berusaha melawan saat hendak ditangkap, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki kanannya.

Dari tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan ini, petugas menyita 1 buah celana pendek jeans warna hitam merk Black SAE, 1 buah jaket Jeans warna biru merk Lee,  1 buah BPKB kendaraan roda dua Jenis Yamaha Vega R BK 4148 UJ, serta 1 unit HP lipat merek Samsung. Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti, diamankan ke Mapolsek Pancur Batu.

Data yang diterima dari kepolisian, Jumat (13/3) siang, penangkapan terhadap tersangka Agustian alias Kiting ini merupakan hasil pengembangan ditangkapnya tersangka Dian Syahputra alias Kepet pada 4 September 2019 lalu. Pasalnya, dalam pemeriksaan,  tersangka Kepet mengaku kalau saat menjalankan aksi pencurian sepeda motor di kediaman Syafikri Syahputra (31) kawasan dsn II Desa Durin Simbelang, Kec. Pancur Batu, pada Kamis  15 Agustus 2019 lalu, dirinya ditemani oleh Agustian alias Kiting.

Ketika itu, tersangka Kepet  dan Kiting masuk ke dalam garasi rumah korban dengan cara merusak kunci gembok. Keduanya berhasil menggasak dua unit sepeda motor masing-masing Yamaha Mio BK 4909 SS, dan Yamaha Vega R BK 4148 UJ warna Hitam dengan menggunakan kunci T.

Lalu, sekira pukul 05.30 WIB, ketika hendak ke luar dari rumahnya, korban tersontak kaget karena melihat garasi rumahnya dalam keadaan terbuka. Dan saat diperiksa, ternyata, dua sepeda motornya telah raib diembat maling.

Beberapa hari kemudian, korban pun membuat laporan ke Polsek Pancur Batu sesuai Laporan Polisi Nomor

LP/264/VIII/2019/Restabes Medan/Sek Pcr Batu tgl 18 Agustus 2019. Menindak-lanjuti laporan tersebut, Timsus Reskrim Polsek Pancur Batu melakukan penyelidikan dan olah TKP, termasuk memeriksa saksi-saksi.

Sekitar dua pekan kemudian, yakni pada tanggal 4 September 2019,  berhasil menangkap tersangka Dian Syahputra alias Kepet dari tempat persembunyiannya dan telah menjalani proses pengadilan.

Kepada petugas kepolisian, tersangka Kepet mengaku kalau dirinya ditemani Agustian alias Kiting saat beraksi. Berdasarkan keterangan tersangka Kepet ini, petugas pun mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka Agustian alias Kiting.

Lalu, pada Rabu (11/3) sekira pukul 11.00 WIB, petugas mendapat informasi kalau tersangka Agustian als kiting terlihat di seputaran Desa Sunggal Kanan. Seketika itu juga, petugas bergerak ke lokasi yang disebutkan,  namun belum membuahkan hasil.

Ke-esokan harinya, Kamis (12/3) malam sekira pukul 20.00 WIB, petugas kembali mendapat laporan si tersangka Agustian sedang berada di Pasar III Desa Sunggal Kanan. Tanpa buang waktu lagi,

petugas yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Dedy Dharma, SH bersama Kanit Reskrim Iptu Pol Suhaily Hasibuan, SH MH  ini pun meluncur ke sana.

Ketika akan ditangkap, tersangka berusaha melarikan diri. Bahkan, meski telah dilakukan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara, namun tersangka masih saja tak mau menyerah.

Tak mau buruannya lolos, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan melepaskan tembakan terarah ke bagian kaki kanannya. Selanjutnya, dalam kondisi berlumuran darah, tersangka dievakuasi ke RSU Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di kakinya, menyusul kemudian diamankan ke mako.

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Pol Suhaily Hasibuan, SH MH ketika dikonfirmasi mengatakan, tersangka Agustian alias Kiting ditangkap terkait kasus curanmor.

“Penangkapan terhadap tersangka Kiting ini berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka Kepet. Tersangka Kiting terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba melawan saat ditangkap,” ujar AKP Dedy.(TG)