Diserang Gerombolan Pemuda di Pasar IX Bandar Khalifah, Galang Berlumuran Darah Dibacok

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:36 WIB

Percut, MPOL; Seorang remaja pria, Galang Bagas Arisjan (15) babak belur dianiaya segerombolan pemuda di kawasan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Akibat aksi bar-bar yang dilakukan sekelompok pemuda itu warga
Jalan Dusun X Gambir, Jalan Gambir Pasar VIII, Gang Jati I, Kecamatan Percutseituan, Deliserdang ini berlumuran darah. Bahkan, kepala korban koyak dan mendapat 11 jahitan.

Galang yang ditemui di tempat tinggalnya Selasa (11/1/22) mengatakan bahwa pada Minggu (9/1/22) dini hari dia bersama dua temannya baru pulang jalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor.

Namun saat melintas di jalan lintas Medan-Batang Kuis, tepatnya di Simpang Pasar IX, Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percutseituan, korban dan temannya tiba-tiba diserang sekumpulan pemuda yang diperkirakan berjumlah puluhan orang.

“Jadi, pas kami melintas tiba-tiba dilempar batu. Kami terjatuh, tapi kawan ku cepat bangkit dan terus kabur. Sedangkan aku tertinggal di lokasi. Tanpa tanya-tanya, mereka langsung menghajar ku pakai benda keras dan tumpul. Para pelaku ada yang bawa balok, kelewang dan senjata lainnya,” kata korban.

Korban mengaku tidak tau kenapa para pelaku menganiayanya secara membabi buta,”Gak tau aku bang, kenapa mereka main pukul saja. Dibalok, saya tangkis tapi pelaku lainnya langsung membacok kepala saya dari belakang,” ujarnya.

Pasca kejadian, Galang mengalami luka hampir di sekujur tubuhnya. Di bagian muka, mata kiri Galang lembam. Di bagian kepala belakang Galang mendapat luka hingga harus dijahit 11 jahitan.

Pihak keluarga korban sudah membuat laporan ke Mapolsek Percutseituan dengan bukti laporan STTLP/50/I/2022/SPKT PERCUT.

Menurut cacatan Medan Pos, aksi anarkis yang dilakukan sekelompok pemuda kerap terjadi. Bahkan, korbannya ada yang meninggal dunia.
Sebelumnya aksi keganasan kelompok remaja juga terjadi di kawasan Abioso kawasan Desa Seintis yang terjadi tahun lalu (Desember 2021) dimana seorang remaja tewas dibantai.(*)