Diduga Tempat Maksiat Spa 129 Digerebek, Kasir : Mau ‘Enak-enak’ Nego dengan Ceweknya 

Rabu, 15 September 2021 | 21:03 WIB

Percut, MPOL; Diduga tempat maksiat, SPA129 berkedok panti pijat di kompleks MMTC Jalan Wiliam Iskandar, Medan Estate, digerebek dan ditutup paksa personel Polsek Percut Seituan, Rabu (15/9/21).

Ironisnya, disaat petugas menyisir seluruh kamar ditemukan para pekerja terapis wanita berusia muda lagi memberikan pelayanan bihari kepada pria hidung belang.

Akibatnya beberapa pekerja dan pria hidung belang terpaksa diamankan. Selain itu, spa esek-esek tersebut disegel.

Informasi didapat, penggerebekan bermula ketika adanya laporan warga ke Polsek Percut Seituan bahwa Spa 129 diduga melakukan pelanggaran karena sering buka saat PPKM Level 4 dan melanggar prokes.

Dari laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP M Karokaro dan Panit Reskrim Iptu Doni Pance Simatupang beserta sejumlah personil mendatangi lokasi mesum tersebut.

Di lokasi, polisi melihat para pekerja wanita berpakaian seadanya tengah memberikan pelayanan jasa pijat plus kepada pria hidung belang yang mayoritas warga keturunan.

Maka petugas mengamankan para pekerja dan pria hidung belang tanpa perlawanan.

Seorang petugas mengatakan bahwa spa 129 dilarang beraktivitas dan terpaksa ditutup. “Spa ini kita paksa tutup. Bila tidak diindahkan, kita akan melakukan tindakan tegas. Untuk saat ini pemilik usaha belum bisa dihubungi. Kita akan terus pantau spa ini,” tandas personel yang enggan menyebutkan namanya.

Spa 129 diduga lokasi maksiat berkedok panti pijat. (Ist)

Diberitakan sebelumnya, dugaan praktek prostitusi berkedok pijat bebas beroperasi di komplek MMTC sehingga warga resah dan membuat pengaduan ke polsek setempat.

Pantauan di lokasi pijat mesum tersebut berupa rumah toko (ruko) berlantai tiga di Jalan Wiliam Iskandar Blok A No 14 dengan nama Spa 129.

Sementara itu, seorang wanita yang bekerka sebagai kasir di spa tersebut mengaku para pengunjung yang datang ke sini (spa 129) ditawarkan paket untuk mendapat pelayanan jasa terafis.

“Harga terafisnya dibuat perpaket mulai dari paket Rp 150 ribu sampai 300 ribu. Kalau mau yang enak-enak (plus-red) nego (tawar-red  saja dengan ceweknya bang,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain di komplek MMTC, Spa 129 yang diduga dikelola warga turunan ini juga beroperasi di Jalan Negara, Kecamatan Medan Timur dan Jalan Sutrisno, Kecamatan Medan Area.

Ketika soal Spa 129 yang beroperasi dimassa PPKM, ditanya wartawan kepada Camat Percut Sei Tuan, Ismail, melalui aplikasi Whatsapp. Sang camat belum membalasnya hingga berita ini ditayangkan.(*)