Diduga Otak Pelaku Tawuran di Belawan Ditangkap, Ternyata Tersangka Perampokan

Senin, 1 Juni 2020 | 20:02 WIB

Belawan, MPOL.com: Seorang pria yang diduga sebagai salah satu otak pelaku terjadinya tawuran antar warga di Belawan yang baru-baru ini terjadi, akhirnya ditangkap petugas Polsek Belawan.

Pria yang diketahui bernama Ibnu alias Benu (18) warga Jl. TM Pahlawan, Lorong Mas Tigor, Kel. Belawan I, Kec. Medan Belawan,  juga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pengrusakan rumah warga.

Kapolsek Belawan, Kompol Safaruddin Tama melalui Kanit Reskrim, Iptu AR Riza, Senin (1/6/2020) kepada wartawan mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan 2 laporan yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/72/V/2020/SU/Pel Belawan/Sekta Belawan tanggal pada 19 Mei 2020 atas kasus lencurian dengan kekerasan, sebagaimana Pasal 365 KUHPidana dan Laporan Polisi Nomor: LP/73/V/2020/SU/Pel Belawan/Sekta Belawan tanggal 20 Mei 2020 atas kasus pengrusakan yang dilakukan bersama-sama sebagaimana dalam Pasal 170 Jo 406 KUHPidana.

“Berdasarkan laporan pengaduan itu, polisi pun langsung menangkap pelaku Ibnu alias Benu. Perbuatan tersangka inilah yang memicu tawuran antar pemuda yang baru- baru ini terjadi di Belawan Lama,” jelas Riza.

Dikatakannya, tawuran itu terjadi, Rabu (20/05/2020) malam lalu. Awalnya, tersangka melakukan pencurian dan kekerasan (perampokan) terhadap seorang wanita bersama pacarnya yang sedang melintas di sekitar areal pekuburan. Tersangka melakukan perampokan dengan merampas Handphone dan uang milik korban dengan memukul sepasang kekasih tersebut dengan kayu.

Korban yang merupakan warga sekitar melaporkan peristiwa itu kepada orangtuanya. Kejadian itu mengundang kemarahan warga, sehingga sejumlah warga mendatangi tersangka namun ternyata tersangka tidak terima, sehingga melakukan penyerangan bersama-sama dengan temannya dengan merusak salah satu rumah warga di Lorong Melati, Kel. Belawan I, Kec. Medan Belawan.

“Gara-gara perbuatan tersangka, makanya terjadi tawuran di lingkungan itu. Kasus curas dan pengerusakan yang dilakukan tersangka dilaporkan warga ke Polsek Belawan. Tak pelak lagi, polisi menangkap tersangka tidak jauh dari rumahnya,” ungkap Reza, seraya menambahkan dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti sebilah celurit yang digunakannya saat melakukan tawuran.

“Kita masih terus melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya yang terlibat pengerusakan rumah warga tersebut. Tersangka dijerat Pasal 365 dan Pasal 170 jo 406 KUHPidana dengan ancaman minimal 5 tahun penjara, kasusnya akan segera dilimpahkan ke pengadilan,”  pungkas Riza mengakhiri. *