Diduga Jadi BD Narkoba, Pengusaha dan Seorang Temannya Ditangkap, 1 Kg Sabu Diamankan

Kamis, 3 Juni 2021 | 18:30 WIB

Batu Bara, MPOL : Sat Narkoba Polres Batu Bara berhasil mengkandaskan peredaran narkotika jenis sabu yang dilakukan 2 pria diduga bandar narkoba.

Dari kedua tersangka berinisial A alias Salom (55) warga Dusun Nangka Desa Tanah Merah, Kec. Airputih, Kab. Batu Bara dan FM (47) warga Gang Krakatau, Kel. Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kab. Batubara, polisi mengamankan 1 kg sabu.

Menurut sumber yang diperoleh Medan Pos di lapangan, Kamis (3/6/2021) menyebutkan, penangkapan kedua tersangka terjadi di Komplek Perumahan Dusun Pelompatan, Desa Kebun Kopi, Kec. Sei Suka, Kab. Batu Bara, Sabtu (29/5/2021).

Atas penangkapan itu, warga Kecamatan Air Putih dan Kecamatan Sei Suka, Kab. Batu Bara, merasa lega dan mengapresiasi kinerja Polres Batu Bara dibawah pimpinan Kapolres AKBP Ikhwan Lubis dan Kasat Narkoba AKP Sastrawan Tarigan.

“Kalau kita hitung 1 kg sabu sudah berapa ratus orang yang dirusaknya. Kami apresiasi kinerja Polres Batu Bara bisa mengungkap kasus besar narkoba jenis sabu ini karena terselamatkan anak-anak kami dari barang haram itu,” ujar beberapa warga Sei Suka dan Air Putih.

Menurut keterangan lainnya yang dihimpun wartawan, S alias Salom diketahui seorang pengusaha ternama di Batu Bara, dan juga ketua PAC salah satu organisasi kepemudaan ternama di Kecamatan Air Putih. Ketika tersangka S alias Salom bersama FM ditangkap, banyak warga maupun tokoh masyarakat khususnya di Kecamatan Air Putih merasa terkejut.

“Kami tidak menyangka dia itu bandar narkoba. Selama ini kami tahu dia itu hanya pengusaha dan pengelola Perumahan Tanah Merah saja. Dari itu kami berharap kepada pihak Polres Batu Bara untuk mengusut tuntas aksi kedua terduga bandar sabu ini,” ujar beberapa tokoh masyarakat.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka masih meringkuk di sel tahanan Polres Batu Bara.

Sementara, menurut sumber di Polres Batu Bara mengatakan bahwa kasus tersebut nantinya akan dirilis.

“Iya benar ada ditangkap, nanti akan dirilis,” kata sumber yang tak ingin identitasnya dicantumkan. *