Di Perumnas, Janda 47 Tahun Tewas di Rumah Kontrakan dengan Posisi Tubuh Sujud

Kamis, 22 Juli 2021 | 14:31 WIB

Percut, MPOL: Seorang wanita ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Tiung Raya Ujung/Parkit Perumnas Mandala Kelurahan Kenangan Lama, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Perempuan berstatus janda ini diketahui bernama Ernita br Lubis (47). Korban ditemukan tewas di depan pintu rumah kontrakan dengan posisi tubuh bersujud, Kamis (22/7/21) pagi.

Informasi di lokasi, sekitar pukul 06.00 wib, jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar yang mau ke pajak dan sedang berolahraga.

Warga yang curiga melihat posisi tubuh korban bersujud di depan pintu yang terbuka langsung memanggil-manggil nama korban.

Di dekat mayat korban terdapat cairan yang diduga air seni korban yang berprofesi sebagai penjahit baju itu.

Temuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan dan Pemerintah Kecamatan.

Tak lama, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP M Karokaro, Bhabinkamtibmas Aiptu Saul Herwanto Siregar, Lurah Kenangan Lama Dedi Basri Batubara, Kepling setempat dan petugas puskesman yang mengenakan baju APD anti Covid-19 tiba di lokasi.

Petugas puskesmas langsung menyemprotkan cairan disinfektan di tubuh serta rumah kontran korban.

Petuga mengamankan dompet berisi uang seratusan ribu dan KTP korban yang beralamatkan di Jalan Sisingamangaraja Gang Angkir Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.

Beberapa saat kemudian Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Medan tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Di saat bersamaan seorang pria yang mengaku sebagai mantan suami dan keluarga korban tiba di lokasi.

Petugas melakukan okah TKP. (Isu)

Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak keberatan agar korban tak dibawa ke rumah sakit untyk visum.

Selanjutnya korban dibawa mobil ambulan menuju rumah keluarga di Jalan Pipit Perumnas Mandala.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP M Karokaro yang dikonfirmasi mengatakan, dari keterangan saksi-saksi di lokasi menyebutkan korban sudah lama mengidap penyakit kronis.

“Korban memiliki riwayat penyakit paru-paru. Menurut warga, korban tidak memiliki uang untuk berobat. Warga juga sering mengantar makanan untuk korban. Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas meninggalnya korvan,” ujarnya. (*)