Cafe Abadi Lau Dendang Ditutup Paksa, 1 Orang Diangkut Polisi, Belasan Botol Miras Disita

Minggu, 7 Maret 2021 | 20:28 WIB

Percut, MPOL: Cafe Abadi di Jalan Bersama, Dusun VIII, Desa Laudendang, Kec. Percut Seituan, ditutup paksa personel Polsek Percut Seituan, Minggu (7/3) dinihari.

Selain membubarkan pengunjung cafe. Petugas juga mengamankan seorang pria berinisial AA (21) warga Jalan Sidomulyo, Dusun V, Desa Tembung, Kec. Percut Seituan, Kab. Deliserdang.

Cafe yang kerap menyajikan minuman keras (miras) dan diduga lokasi esek-esek menjadi sasaran Operasi Yustisi penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol kesehatan (Prokes).

Polisi menemukan belasan botol miras di cafe Abadi.(Isu)

Selain melakukan razia, petugas memberikan imbauan kepada para pengunjung cafe agar selalu tetap mematuhi Prokes dan kembali pulang ke rumahnya masing-masing.

“Pria berinisial AA ini kita amankan karena merupakan pemain Disc joki (DJ) Cafe Abadi tersebut. Selain itu, ikut sita 2 unit twitter, 2 unit shopwaper, dan 1 unit portable DJ. Dari dalam cafe petugas juga turut menemukan
sejumlah botol miras seperti 11 botol Miras merk Kamput, 4 botol bir putih, 2 botol anggur merah dan 2 botol Menson,” kata Kasi Humas Polsek Percut Seituan, Aiptu Basrah Mansyah dalam keterangannya melalui aplikasi whatsapp, Minggu (7/3/21) sore.

Dikatakannya, Operasi Yustisi dimulai dari pukul 00.15 WIB sampai 02.00 WIB.

Sebelum Operasi Yustisi, petugas diberikan arahan dan setelah itu petugas bergerak ke lokasi yang sudah menjadi target.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah pengunjung cafe sedang duduk-duduk berkerumun sembari mendengarkan musik sambil menegak minuman keras.

Petugas membubarkan pengunjung cafe Abadi. (Isu)

“Di cafe itu, petugas mengimbauan pengunjung untuk selalu mematuhi Prokes agar terhindar dari penyebaran Virus Corona. Setelah itu, semua pengunjung cafe kita bubarkan untuk kembali pulang ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Sedangkan pria berinisial AA kita boyong ke Mako Polsek Percut Seituan untuk dimintai keterangannya. (*)