BNNK Tebing Tinggi Musnahkan 678,74 Gram Sabu

Tebing Tinggi, MPOL.com: Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi memusnahkan barang bukti 678,74 gram sabu, Senin (15/6/2020). Pemusnahan barang haram itu dilaksanakan di halaman parkir Kantor BNNK Tebing Tinggi.

Dalam pemusnahan barang bukti menghadirkan tersangka M. Yunus beserta kuasa hukum tersangka, Yanti Perawati Situmorang dan Kasubbid Laboratorium Forensik Poldasu, Kompol Debora Hutagaol.

Sebelum sabu itu dimusnahkan, pihak BNNK Tebing Tinggi terlebih dahulu melakukan tes keaslian barang bukti sabu. Kemudian, usai sabu tersebut diblender langsung dibuang ke parit (selokan) yang disiapkan.

Kepala BNNK Tebing Tinggi, AKBP Faduhusi Zendrato mengungkapkan, barang bukti sabu ini didapat dari seorang tersangka M Yunus warga Aceh. Awalnya pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Suasa, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Padang Hilir, Tebing Tinggi.

Selanjutnya dilakukan pengembangan dan petugas mendapatkan barang bukti sabu di rumah kontrakan kedua pelaku di Jalan Akik, Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu, Tebing Tinggi.

“Dari kasus ini didapat satu orang pelaku berikut barang bukti sabu dengan berat bersih 877,80 gram yang dikemas dalam 19 bungkus plastik klip transparan. Kemudian yang dimusnahkan hari ini berjumlah 678, 74 gram. Sementara sisanya sekitar 199,06 gram yang diambil sampel tiap bungkus digunakan untuk keperluan cek keaslian barang bukti sabu di laboratorium forensik,” jelas Faduhusi Zendrato.

Ia menjelaskan, keberhasilan dalam mengungkap kasus ini berkat kerjasama BNNK dengan Denpom Tebing Tinggi. Karena pelaku sering menggunakan atribut TNI dan pelaku bukanlah anggota TNI.

Sementara Kepala BNNP Sumut diwakili Kabid Pemberantasan, Kombes Pol Sempana Sitepu menegaskan, penangkapan ini adalah yang terbesar untuk di BNNK.

“Ini artinya peredaran narkotika di kota ini sangat besar. Mari kita jadikan narkoba ini musuh kita bersama. Untuk itu perlu dicanangkan kegiatan ‘Gerebek Kampung Narkoba’ untuk memutus peredaran narkoba,” katanya.

Selain itu, sambungnya, diperlukan juga pengungkapan tindak pidana pencucian uangnya dengan mencari barang bukti non narkotikanya seperti segala bentuk yang berhubungan dengan rekening bank pelaku maupun barang bergerak atau tidak bergerak lainnya.

“Hal ini bertujuan untuk memiskinkan para bandar narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Tebing Tinggi H. Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutan memberikan apresiasi atas keberhasilan BNNK Tebing Tinggi dalam mengungkap kasus peredaran narkoba.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Sebenarnya di Tebing Tinggi telah dicanangkan ‘Kelurahan Bebas Narkoba’. Siapa yang berani menaikkan spanduknya dapat hadiah Rp. 10 juta per kelurahan dan sampai sekarang baru dua kelurahan yang berani mengikrarkannya,” ucapnya.

“Kami berharap hal ini dapat memotivasi kami untuk kembali mengingatkan kelurahan-kelurahan untuk memerangi peredaran narkoba dan merupakan bahagian yang harus diwujudkan di Tebing Tinggi,” tegas Umar Zunaidi.

Usai pemusnahan barang bukti Walikota Tebing Tinggi didampingi Kepala BNNK setempat meninjau kondisi kantor BNNK yang sering banjir jika musim penghujan.

Pemusnahan barang bukti juga dihadiri pejabat setempat, yakni Kajari Mustaqpirin, Kapolres diwakili Wakapolres Kompol Sarponi, Denpom Kapten TNI ZZ Siregar dan Ketua MUI H Ahmad Dahlil Harahap. *