BNNK Karo Bekuk 3 Pengedar Sabu dari Lokasi Berbeda

Jumat, 7 Agustus 2020 | 22:44 WIB

Tanah Karo, MPOL : Petugas BNNK Karo membekuk 3 pengedar sabu dari lokasi berbeda, Selasa (4/8/2020) lalu sekira pukul 21.00 WIB.

Kepala BNNK Karo, AKBP Heppi Karo-Karo didampingi Kasi Berantas Kompol Robinson Ginting, Jumat (7/8/2020) mengatakan, awalnya petugas pertama kali mengamankan tersangka Muhammad Prawira Ramadan. Ia ditangkap petugas saat berada di pingir Jl. Pertamina simpang Milala, Desa Semangat Gunung, Kec. Merdeka.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti 1 kaleng kemasan rokok Gudang Garam, 2 paket sabu dengan rincian 1 paket sabu dibungkus plastik hitam dan 1 paket lagi di bungkus plastik klip merah. Kemudian 1 unit Hp serta uang tunai Rp. 247.000 dan 1 unit sepeda motor BK 4448 GR.

Setelah itu petugas melakukan pengembangan menuju lokasi di Perladangan Pancur Pitu, Desa Semangat Gunung. Dari lokasi ini petugas menangkap tersangka Disa Surbakti saat berada di dalam gubuk. Dari tersangka petugas menyita 1 paket ganja kering, 17 paket sabu, hp dan uang Rp. 200.000.

Tak berhenti sampai disitu, bahwa jaringan kedua pengedar ini masih ada lagi sehingga petugas terus melakukan pengembangan. Alhasil, petugas Seksi Pemberantasan langsung mengembangkan kasus tersebut sampai ke Rumah Tukang Kamuna Garden 3, Desa Semangat Gunung. Usaha tak mengkhianati hasil, petugas berhasil membekuk tersangka Maradona Sembiring yang diduga sebagai penyuplai sabu tersebut kepada kedua tersangka yang sebelumnya ditangkap.

“Para tersangka ditangkap terkait adanya laporan yang diterima dari warga sehingga langsung kita tindaklanjuti. Ketiga tersangka ditangkap berselang beberapa jam di hari yang sama di lokasi berbeda dan langsung diamakan berikur barang bukti,” kata AKBP Heppi.

Dari pengakuan ketiga tersangka, sambung Heppi, sabu tersebut diperoleh dari seseorang warga Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. Para tersangka juga mengaku bahwa sudah 4 bulan mengedarkan sabu.

“Informasi warga terkait adanya penyalahgunaan narkotika yang dilakukan ketiga tersangka sangat kami perlukan dan tetap melindungi pelapor,” pungkasnya. *