BNN Sumut Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Pil Ekstasi Senilai Ratusan Milliar,” Atrial : Pelabuhan Kecil Banyak Dijadikan Tempat Masuk Narkotika

Kamis, 10 Juni 2021 | 13:55 WIB

Medan, MPOL: Barang bukti narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang ditaksir senilai ratusan milliar rupiah dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Kamis (10/6/21) siang.

Pemusnahan barang bukti digelar di Markas BNNP Sumut Jalan William Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut ini dihadiri Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial, SH, didampingi Kabid Pemberantasan, Kombes Pol Sempana Sitepu, pihak Kejaksaan, mewakili Lantamal I Belawan dan disaksikan para tersangka.

Seorang tersangka ikut memusnahkan barang bukti narkotìka.(Isu)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut Brigjen Pol Atrial, SH mengatakan pantai timur Sumatera sangat panjang dan banyaknya pelabuhan-pelabuhan kecil kerap dimanfaatkan menjadi masuknya narkotika.

Atrial mengatakan barang bukti yang diamankan dari tiga kasus ini termasuk yang besar di tahun ini. Dari tiga kasus ini ada enam tersangka.

“Barang bukti 2 kilogram sabu diamankan dari dua tersangka yakni Armansyah alias Nanang (44) warga Medan Tuntungan dan Riswan (26) warga Tanjung Balai. Mereka berdua bawa sabu 2 kg dari Tanjung Balai menuju Medan. Namun ketika sampai di Tebing Tinggi kita tangkap. Lalu kita kembangkan dan menangkap satu tersangka lagi di Tanjung Balai atas nama Andika alias Andi (36) warga Asahan,” ungkap Atrial.

Masih dikatakan Atrial, kasus lainnya adalah dua tersangka Hendra Sirait alias Hendra (34) dan Khoiruddin alias Khoir (32) warga Asahan. Dari kedua tersangka ini ditemukan barang bukti 90 kilogram sabu dan 62 ribu butir lebih pil ekstasi yang dikemas dalam enam karung.

Tim Labfor menguji keaslian narkotika sebelum dimusnahkan.(Isu)

“Dua tersangka ini menggunakan kapal masuk ke perairan Tanjung Balai, Asahan. Personel Lanal Tanjung Balai menghentikan kapal tanpa identitas. Saat digeledah ditemukan barang bukti 90 kg sabu dan ribuan butir pil ekstasi,” terangnya.

Setelah itu lanjut Atrial, tersangka Erni Sunarsih alias Eni (46) warga Kecamatan Medan Tuntungan. Dari tersangka ini cuma diamankan barang bukti 83 gram sabu. “Namun warga sangat resah dengan tersangka (Eni) karena yang bersangkutan menjual sabu seperti menjual permen,” ujar Atrial.

Kini para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. (*)