Belawan Mencekam… ! Dua OKP Bentrok, Kantor Bercat Loreng di Sicanang Dibakar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Belawan, MPOL; Suasana kawasan Medan Utara, khususnya di Belawan kembali mencekam. Setelah terjadi bentrok dua OKP.

Bahkan, warga takut keluar rumah untuk beraktifitas. Bentrok sangat sulit dihentikan meski Kapolres Balawan silih berganti.

Kali ini, bentrok antar dua OKP pecah di Kelurahan Sicanang Belawan Kecamatan Medan Belawan, Selasa (9/8/22) dini hari.

Sejumlah personil Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan terpaksa menembakkan senjata gas air mata untuk membubarkan massa yang terlibat tawuran tersebut.

Belum diketahui apa penyebab terjadinya bentrok tersebut namun salah satu pos OKP di Kelurahan Belawan Sicanang dibakar.

Awalnya, dua kelompok yang berseteru saling serang menggunakan batu dan senjata tajam.

Akibatnya, sejumlah atap rumah warga rusak. Teriakan saling serang antara mereka tampak terdengar, sehingga ada beberapa yang terlibat bentrol mengalami luka akibat terkena lemparan batu.

“Ini kejadian yang kedua kalinya. Perang yang kemarin juga parah, karena ada beberapa orang kena bacok. Mungkin mereka mau balas dendam dengan kejadian kemarin,” sebut Rahmat warga sekitar.

Suasana di lokasi semakin tak terkendali, sehingga salah satu OKP membakar kantor bercat loreng di Sicanang.

Petugas dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan segera turun ke lokasi melakukan pemadaman.

Keributan sangat mengganggu masyarakat yang sedang beristirahat

Petugas Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Bentrokan berakhir setelah petugas menembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan dua kelompok yang bertikai.

Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho, mengatakan pihaknya sudah mengamankan lokasi. Sejauh ini belum ada diamankan dari dua kelompok yang bertikai.

“Ketika kejadian itu, kita sudah lakukan pembubaran secara paksa. Kita masih mengawasi di lokasi, agar kejadian ini tidak terulang,” katanya.

Kapolsek Belawan menambahkan, ke depan pihaknya segera mengambil langkah preventif dan mengajak kedua kelompok yang berseteru untuk berdamai. (*)