Bejat! Ibu Kandung Jual Anak Gadisnya Jadi Budak Seks, Tarif Digunakan Tersangka Untuk Beli Sabu

Senin, 11 Januari 2021 | 17:37 WIB

Medan, MPOL : Seorang ibu kandung di Medan sungguh bejat karena tega menjual anak gadisnya jadi budak seks bagi pria hidung belang. Bahkan, tarif yang sudah dipatokkan untuk memuaskan birahi konsumennya digunakan tersangka untuk membeli sabu.

Akibat dari perbuatannya, tersangka ASN alias N (42) yang menetap di kawasan Medan Tembung ini ditangkap petugas Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 02.00 WIB.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum Iptu Ardian Yunnan Saputra, Senin (11/1/2021) mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari seseorang yang dikenal tersangka bernama Rino. Saat itu, Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 01.00 WIB, Rino datang ke rumah tersangka di Medan Tembung dan menanyakan kepada tersangka dengan perkataan ‘kak mana anak kakak, soalnya ada tamu datang dari luar kota’.

Kemudian tersangka menanyakan berapa harga untuk melayani jasa seks yang dilakukan anak tersangka. Lalu tersangka disuruh langsung menanyakan kepada tamu tersebut dan selanjutnya tamu tersebut datang ke depan rumah tersangka.

“Kemudian yang memberikan tamu tersebut mengatakan kepada tersangka mengatakan ‘ayok ke hotel kak, tamu ini kak mau keluar kota, ini di Hotel Red**** di dekat Jl. Dahlia, Medan Tembung’. Lalu tersangka dan anak tersangka CN (19) bersama dengan tamu dan temannya tadi pergi ke hotel tersebut,” kata Yunnan.

Sesampainya di kamar Hotel Red****, tersangka menerima uang Rp 350.000 untuk jasa pekerja seks yang dilakukan anak tersangka kepada tamu tersebut. Selanjutnya, tersangka menunggu di lobi hotel.

Petugas Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan yang mendapat informasi adanya kasus prostitusi bergerak cepat mendatangi TKP. Alhasil, tersangka diamankan pada saat menunggu di lobi hotel. Setelah mengamankan tersangka, petugas lalu menuju kamar dan menemukan korban bersama seorang laki-laki berada di dalam kamar hotel dengan posisi tanpa busana. Selanjutnya tersangka dan korban diboyong ke Polrestabes Medan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saat diinterogasi korban memang anak kandung dari tersangka dan sudah setahun menjual anak kandungnya kepada pria hidung belang dengan tarif Rp. 350.000,” ujarnya.

“Pengakuan dari korban, ianya tidak pernah diberi upah setelah melayani pria hidung belang, semua keuntungan untuk tersangka. Uang hasil ‘menjual’ anaknya digunakan tersangka untuk kebutuhan sehari-hari dan dipakai untuk membeli narkoba (sabu),” pungkasnya, sembari mengatakan tersangka sudah ditahan. *