Aksi Viral, Pencuri di Ruang Isolasi Covid-19 Terpaksa Lebaran di Penjara

Selasa, 4 Mei 2021 | 17:13 WIB

Medan, MPOL: Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Timur mengungkap kasus pencurian di ruang Isolasi pasien Covid-19 RS Pringadi Jalan H.M Yamin  Kelurahan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Medan Timur, dengan meringkus tersangkanya Sastro Wijaya Tobing (40) warga Jalan Sei Deli Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat.

Kapolsek Medan Timur Kompol M. Arifin melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Japri Simamora, Selasa (4/5/21) mengatakan tersangka melakukan aksinya Sabtu (17/4/21) lalu.

“Mulanya kita (Polsek Medan Timur) mendapat laporan bahwa di Rumah Sakit Pringadi tepatnya di ruang isolasi pasien Covid-19 ada pencurian,” ujarnya.

Tersangka menjalankan aksinya seorang diri dengan cara masuk lewat pintu depan ruang isolasi yang tidak terkunci.

“Bagitu melihat korban terlelap tidur, tersangka langsung mencuri tas milik Ilham Fajril Harahap (29) di atas meja. Dari dalam tas milik warga Jalan Bersama, Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung tersebut ada uang Rp 2,8 juta,” ujarnya.

Usai menguasai harta korban, tersangka terus melarikan diri. Selang beberapa waktu, korban terbangun dan terkejut tas milik nya sudah lenyap dari tempatnya.

Setelah itu laniut kanit, korban memanggil pihak rumah sakit untuk melihat rekaman CCTV dan terlihat aksi tersangka.”Korban pun membuat laporan ke Polsek Medan Timur,” terangnya.

Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan. Singkatnya kata Kanit, Senin (3/5/21) kemarin, petugas Reskrim Polsek Medan Timur mendapat informasi keberadaan tersangka di Jalan Deli dan langsung. Tanpa menunggu waktu, tersangka diamankan

“Dari tangan tersangka diamankan sepotong celana. Guna pemeriksaan tersangka dibawa ke Polsek Medan Timur,” ujar Iptu Japri Simamora.

Kepada petugas, tersangka mengaku uang hasil kejahatan untuk bayar kontrakan rumah dan biaya hidup sehari hari.

“Tersangka dikenakan pasal 363 KUHAP tentang pencurian dengan pemberatan hukuman maksimal 7 tahun penjara,,” ungkapnya. (*)