82 Jemaat Gereja HKBP di Langkat Keracunan Setelah Makan Berlauk Daging Babi

Kamis, 27 Februari 2020 | 00:05 WIB

Langkat – Sebanyak 82 orang jemaat gereja HKBP di Dusun l Tukam Jaya, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat di duga keracunan makanan yang menyediakan nasi dan lauk daging babi

Dalam kejadian tidak ada merenggut korban jiwa. Namun diantara 82 orang jemaat tersebut yang mengalami keracunan makanan, 6 diantaranya terpaksa di larikan ke rumah Sakit Umum Pangkalan Brandan setelah di periksa oleh tim medis Puskesmas Pangkalan Susu.
Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Ilham, ketika dikonfirmasi Wartawan, Rabu (26/2/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Ilham memaparkan, peristiwa keracunan makanan terjadi hari Selasa 25 Febuari 2020 sekitar pukul 23.00 WIB di Gereja HKBP Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu.

Menurutnya, saat itu warga Dusun I Tungkam Jaya yang terdiri dari warga umat Kristen dan warga muslim yang melakukan doa bersama untuk keselamatan warga di halaman gereja HKBP setempat.

Dalam doa bersama tersebut jemaat gereja yang beragama kristen menyajikan makanan berupa nasi dengan lauk olahan daging babi, sedangkan warga yang beragama islam menyajikan makanan berupa nasi dan lauk ayam kampung.

Setelah acara doa bersama selesai, seluruh warga menyantap makanan sesuai dengan yang disajikan masing-masing agama. Usai makan bersama selesai, seluruh warga kembali ke rumah masing-masing. Sebahagian jemaat gereja ada yang membawa pulang makanannya ke rumah.

Namun sekitar pukul 23.00 WIB, warga yang beragama kristen yang memakan makanan dari acara tersebut mengeluh sakit perut, muntah-muntah, pusing, mencret dan sebagian ada yang demam diduga setelah memakan makanan itu.

Lalu, Rabu (26/2/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, sebanyak 82 warga yang diduga keracunan makanan berkumpul di Gereja GKPI untuk diperiksa kesehatannya oleh tim medis dari Puskesmas Pangkalan Susu.

Dari 82 warga yang diperiksa, enam orang harus dirujuk ke RSU Pangkalan Brandan yakni Paula Br Situngkit (50), Edi Sunarto Sinaga (12), Herlina Br Sijabat (40), Hotlen Br Sagala (68), Derita Br Sijabat (50) dan Tumiar Br Sagala (70). Semuanya warga Dusun I Tungkam Jaya Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu.

Petugas juga menyita barang bukti berupa sisa makanan yang berasal dari tempat doa bersama. Berdasarkan keterangan warga  ke 82 warga yang mengalami keluhan kepala pusing, muntah-muntah, mencret dan demam setelah memakan olahan nasi dan lauk daging babi yang di sediakan oleh jemaat gereja HKBP saat doa bersama di halaman gereja tersebut. Sedangkan warga umat beragama islam yang ikut serta dalam acara doa bersama tersebut tidak ada mengalami keracunan makanan. Terangnya. (LB.12)