Puluhan Warga Demo Polsek Percut, Kapolsek”Saksi Akan Kita Pulangkan”

Senin, 6 Juli 2020 | 18:46 WIB
Percut, MPOL: Puluhan warga Jalan Sidumolyo Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Polsek Percut Sei Tuan Jalan Letda Sujono Medan, Senin (6/7/2020) sore.
Dalam aksinya para pendemo mendesak pihak kepolisian untuk membebaskan salah seorang warga bernama Sarpan (57) yang menjadi saksi kasus pembunuhan buruh bangunan yang menewaskan Dodi Somanto alias Andika (41) di Jalan Sidumolyo Gg Gelatik Pasar 9 Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan. “Bebaskan, bebaskan,” teriak warga.
M Sadan (20) anak saksi mengatakan ayahnya sudah 5 hari berada di Polsek Percut Sei Tuan. “Begitu kejadian ayah saya dibawa ke Polsek dimintai keterangan sampai sekarang belum dipulangkan,” katanya.
Ia mengatakan saat kejadian, Kamis (2/7/2020) kemarin, Sarpan bekerja bersama korban di rumah merehab kamar ibu Lomo (60). “Ayah saya tukang, korban kernetnya,” ujarnya.
Saat bekerja, dikatakannya, pelaku berinisial A (24) datang dan mencangkul kepala korban hingga tewas. Karena berada di lokasi, Sarpan dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan.
“Keluarga mau lihat juga tidak diperbolehkan, janjinya semalam Minggu (5/7/2020) mau dipulangkan ternyata belum, makanya kami datang menjemput,” katanya seraya mengatakan ayahnya juga terlihat lembam-lembam diduga dipukuli.
Pantauan wartawan terlihat aksi massa turut membawa poster mengecam tindakan pihak penyidik yang belum memulangkan saksi tersebut.
Sebelumnya, warga yang bermukim di Jalan Sidumolyo Gg Gelatik Pasar 9 Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan digemparkan dengan peristiwa pembunuhan sadis, Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.
Korban yang merupakan kuli bangunan bernama Dodi Somanto alias Andika (41) tewas dengan kondisi mengenaskan setelah bagian kepalanya dicangkul A.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Otniel Siahaan ketika di konfirmasi wartawan membenarkan kalau saksi akan segera dipulangkan,” Ya bang, saksinya mau kita pulangkan karena mulanya dia (Sarpan) sebagai saksi kunci,” jawab kapolsek melalui aplikasi whatsapp Senin (6/7/20) malam.(*)