4 Pengedar Ekstasi di Diskotik Empire Dibekuk, 2 Diantaranya Waiters

Rabu, 5 Agustus 2020 | 20:43 WIB

Medan, MPOL : Empat pengedar ekstasi di Diskotik Empire dibekuk Polsek Helvetia, Jumat (31/7/2020) lalu sekira pukul 23.00 WIB. Dalam penangkapan itu, dua diantaranya waiters di tempat hiburan malam tersebut.

Kapolsek Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean, Rabu (5/8/2020) mengatakan, mulanya polisi menangkap 2 tersangka berinisial DA (20) dan FK (29) keduanya warga Helvetia Timur. Dari kedua tersangka yang merupakan waiters Diskotik Empire ini petugas mengamankan barang bukti 5 butir pil ekstasi di diskotik yang terletak di Komplek Millenium, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia itu.

Ia menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka setelah pihaknya mendapat informasi bahwa di Diskotik Empire merupakan basis narkoba yang menjual pil ekstasi kepada para pengunjung. Mendapat info tersebut, petugas lalu melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy) dengan mencoba untuk bertransaksi kepada kedua tersangka.

“Setelah sepakat, anggota segera melakukan pertemuan untuk bertransaksi. Begitu bertemu, kedua tersangka memberikan sebungkus rokok Marlboro merah berisi 5 butir pil ekstasi. Setelah menemukan barang bukti tersebut, keduanya langsung kita amankan,” katanya.

Guna pemeriksaan, selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti diboyong ke Mapolsek Helvetia.

“Saat diinterogasi, kedua tersangka mengaku bahwa ekstasi tersebut mereka peroleh dari dua orang teknisi di Diskotik Empire berinisal B dan M,” terangnya.

Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menciduk B (20) warga Jalan Satria Gang Dame, Sunggal dan M (42) warga Jalan Tanjung Anom, Pancur Batu, Deli Serdang.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti 18 butir ekstasi warna kuning dan 12 butir H5 yang disembunyikan kedua tersangka di ruangan teknisi tepatnya di panel listrik lantai 2 Diskotik Empire. Akibat perbuatannya, kedua tersangka digelandang ke Mapolsek Medan Helvetia guna proses hukum lebih lanjut.

“Keempat tersangka sudah kita tahan,” pungkas mantan Kapolsek Percut Sei Tuan ini mengakhiri. *