2 Bocah Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa Medan Labuhan, 1 Tewas 1 Kritis

Jumat, 28 Februari 2020 | 11:31 WIB

Belawan – Dua orang bocah berusia sekitar 5 tahun jatuh dari teras lantai 5 gedung rumah susun Rusunawa Seruwai, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis petang (27/2/2020).

Muhammad Pratama Al Kahfi, warga blok A No 12 Rusunawa tersebut tewas di tempat kejadian, sedangkan teman bermainnya, Eldi, warga Blok A No 8, mengalami luka parah dan kini dalam kondisi kritis.

Keterangan yang diperoleh, Jum’ at (28/2/2020), peristiwa tragis itu terjadi Kamis petang saat kedua bocah bertetangga itu sedang bermain di Aula Lantai V Rusunawa tersebut. Setahu bagaimana, kedua bocah ini terjatuh dari sela tangga teras tempat mereka bermain.

                                                      Korban yang tewas. (Topas)

Desi Anggraeni (33) ibu kandung korban yang tewas, menyebutkan, anaknya Kahfi baru usai makan di rumah lalu meminta izin untuk bermain. “Mainnya di Aula Lantai 5 saja, ya nak,” ujar Desi, memberitahu anaknya kala itu.

Katanya, Aula Lantai 5 adalah tempat berkumpul warga dan sebagian anak-anak Rusunawa memanfaatkan tempat itu untuk bermain. Namun tak lama kemudian, Desi mendengar suara jeritan dan teriakan dari tetangga sebelah mengatakan anak siapa jatuh.

Dengan cepat ibu rumah tangga itu membangunkan suaminya, Hasanudin yang sedang beristirahat, untuk melihat siapa yang jatuh dari atas ke bawah. “Ternyata salah seorang adalah anakku yang sudah meninggal dunia,” ucapnya sambil terisak dan berurai air mata.

                                            Korban yang dalam kondisi kritis. (Topas)

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari yang dikonfirmasi, Jumat pagi (28/2/2020) membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit Prima Husada Cipta (PHC) Belawan. Dikarenakan peralatan medis terbatas, seorang korban yang mengalami kritis kemudian dirujuk ke RSU Royal Prima Medan,” sebut Kapolsek itu.

Kompol Edy Safari menambahkan, personel Polsek Medan Labuhan dipimpin Pawas Iptu R Ompusunggu dan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Deni Indrawan Lubis beserta piket fungsi melakukan cek TKP dan memasang police line di lokadi tempat kedua korban terjatuh.

Ketika kembali disinggung mengenai peristiwa tersebut, apakah murni karena kelalaian orang (human error) atau kelemahan pihak pengelolah Rusunawa yang kurang memberikan pagar pembatas, mantan Kasat Narkoba Polrea Pelabuhan Belawan itu mengatakan masih dilakukan pemeriksaan.

“Masih kita lakukan pemeriksaan saksi terlebih dahulu,” katanya. (Top)