10 Kali Beraksi, Bandit Jalanan Ambruk Ditembak Polisi

Minggu, 13 Juni 2021 | 17:41 WIB

Percut, MPOL: Seorang bandit jalanan ambruk ditembak polisi karena melakukan perlawan saat pengembangan kasus.

Aksi pelaku viral di media sosial karena kerap menjambret korbannya di dekat pintu Toll Bandar Selamat, Medan Tembung.

Pelakunya M Lukmana alias Congor awalnya ditangkap dari rumahnya di Jalan Pertiwi, Gg Warisan, Kel Bantan Kecamatan Medan Tembung, Jumat, (11/6/2021) kemarin.

Hal itu dibenarkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko dalam keterangannya kepada wartawan.

Riko mengatakan dalam pemeriksaan pelaku mengaku sudah 10 kali melakukan aksinya.

Petugas kata Kapolrestabes terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kedua kaki pelaku karena pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap.

Masih dikatakan Riko, pelaku kerap melakukan aksinya dekat pintu tol Bandar Selamat, Medan Tembung dengan modus pura-pura menawarkan pulsa E-Toll.

Diterangkan Riko, dalam melakukan aksinya pelaku mulanya mendatangi pengendara mobil yang akan masuk pintul toll dengan menawarkan pulsa kartu E-Toll. Begitu pengendara mobil lenggah, pelaku langsung jambret handphone dan barang berharga milik korban.

Dalam aksinya, pelaku dibantu temannya yang menunggu dibalik tembok yang berbatasan dengan jalan Tol dan pemukiman warga. Usai menjambret, pelaku kabur dengan rekannya yang sudah menunggu menggunakan sepeda motor.

Riko menuturkan selain pelaku (Conggor) Polsek Percut Sei Tuan juga meringkus dua pria sebagai penadah barang hasil curian.”Satu pelaku lagi masih dalam proses pengejaran. Kedua penadah masing-masing Rizky Pinem dan Ali Syafrian Siregar.

“Pelaku mengaku sudah 10 kali menjambret di lokasi sama. Pelaku dapat dikatakan spesialis jambret pintu toll,” ujarnya.

Sebelumnya pada 5 Juni 22 lalu, korban Asmara Purba sedang memakirkan mobil di pintu tol karena mengisi ulang pulsa kartu E-Toll.

Ketika mau menuju mobil, korban melihat seorang pria membuka pintu mobil sebelah kiri dan mrngasak hp korban. Pelaku kabur melarikan diri dengan cara melompat tembok pembatas.

Atas kejadian tersebut korban kehilangan handphone merk Oppo A9 dinilai seharga Rp 4 juta. (*)