UMN Al Washliyah Terapkan SKEM Untuk Hasilkan Lulusan Berkualitas

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:54 WIB

Medan, MPOL- Dalam rangka ikut serta mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana termaktub dalam PP 60 tahun 1999 dan menghadapi era globalisai, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan menerapkan strategi Satuan Kegiatan Ekstrakurikuler Kemahasisawaan (SKEM) guna menghasilkan lulusan yang berkualitas. Lulusan yang berkualitas tidak hanya berbekal kemampuan hardskill yang tinggi, namun juga dibutuhkan kemampuan softskill.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Anwar Sadat M.Hum, Kamis (10/5) di kampus UMN Al Washliyah Jalan Garu II Medan Amplas.

Sadat menjelaskan, kita ketahui bahwa kebanyakan mahasiswa saat ini mempunyai kemampuan softskill yang rendah. Untuk itulah UMN Al Washliyah sejak tahun akademik 2021-2022 hingga kedepannya, memberlakukan Satuan Kegiatan Ekstrakurikuler Kemahasisawaan (SKEM) bagi mahasiswa sebagai salah satu syarat kelulusan (yudisium).

Jadi, sesuai petunjuk dan arahan yang dikeluarga Rektor dalam surat resminya, kita tentunya berharap stakeholder kita meyakini kemampuan lulusan kita. Jadi, tidak seperti dahulu, kegiatan ektrakurikuler dianggap biasa saja, tapi sekarang menjadi kewajiban mahasiswa.

Peraturan SKEM itu dituangkan dalam peraturan Rektor UMN Al Washliyah Dr H Hardi Mulyono Surbakti SE baru-baru ini merupakan program pengembangan kemahasiswaan yang bertujuan untuk :

1 Menanamkan sikap ilmiah, merangsang daya kreasi dan inovasi, meningkatkan kemampuan meneliti, menulis karya ilmiah, meningkatkan
kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman profesi melalui kegiatan Penalaran dan Keilmuan.

2 Meningkatkan kesehatan/kebugaran, prestasi dan apresiasi budaya melalui penyaluran minat dan bakat dalam bidang seni dan olah raga melalui kegiatan Minat dan Bakat.

3 Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kerjasama (team work), meningkatkan kemampuan berkomunikasi, ketrampilan manajemen, berorganisasi dan kepemimpinan melalui kegiatan Organisasi dan Kepemimpinan.

4. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, rasa kepedulian terhadap sesama, serta menanamkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan
Kepedulian Sosial. Semua program kemahasiswaan di atas diharapkan dapat meningkatkan kesiapan daya saing mahasiswa, melatih dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan, serta meningkatkan kemampuan soft skills

Karenanya, penilaian SKEM kata Anwar, dibantu dengan sarana SIM SKEM secara online, yang terintegrasi dengan SIM AKADEMIK.

Mekanisme pelaksanaan SKEM ini akan melibatkan 3 kelompok pelaksana yang saling berkaitan, yakni mahasiswa sebagai pelaku kegiatan, dosen wali sebagai penilai, dan Bagian Kemahasiswaan BAAK sebagai pengelola manajemen data
kegiatan.

Apabila mahasiswa telah menyelesaikan studinya, maka perolehan nilai SKEM akan dicantumkan di dalam transkrip akademik pada kolom khusus. Perolehan nilai SKEM ini sebagai informasi kepada stake holders tentang gambaran kemampuan soft skills yang dimiliki oleh yang bersangkutan.

Predikat tersebut adalah sebagai berikut : Transkrip Nilai SKEM akan diterbitkan BAAK pada saat mahasiswa dinyatakan lulus dalam yudisium. Nilai SKEM akan dicantumkan dalam sertifikat SKEM berdasarkan pengelompokan jenis kegiatan berikut : Penalaran dan Keilmuan , Minat dan Bakat , Organisasi dan Kepemimpinan , Kepedulian Sosial. (bp)