Tradisi Gotong-royong di SD Negeri 050762 Pangkalan Batu, Membentuk Jiwa Kebersamaan

Jumat, 28 Februari 2020 | 12:03 WIB

Langkat – Tradisi bergotong-royong yang diterapkan kepada para siswa-siswi SD Negeri 050762 Pangkalan Batu Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terus dilestarikan dan berlangsung secara rutin setiap minggu.

Tak mengherankan apabila suasana asri dan aura yang memantulkan rasa nyaman terpancar dari sekolah tersebut, sejak dari kebersihannya, keindahan gedung sekolah yang seakan-akan baru dibangun maupun perilaku siswa-siswinya yang terkesan tetap dalam masa kekanakan tetapi terjaga tata kesopan-santunan dan keakrabannya.

Kepala Sekolah SD tersebut, Sri Larasati S.Pd mengaku, tradisi gotong-royong memang sengaja ia terapkan dan pupuk kelestariannya untuk membentuk kepribadian para murid. “Agar jiwa kebersamaannya terus dapat terjaga sehingga kelak terus tumbuh menjadi pribadi yang baik,” ungkapnya dalam satu perbincangan saat disambangi di sekolah tersebut, Kamis (27/2/2020).

Menurut Sri, sapaan akrabnya sehari-hari, kegiatan gotong royong nyaris secara rutin dilaksanakan setiap minggunya juga sekaligus agar lingkungan sekolah dapat terjaga kebersihannya sembari menempa jiwa-jiwa yang baik bagi para murid.

SD Negeri 050762 Pangkalan Batu

Senada, Halimah S.Sd salah seorang guru di sekolah itu, juga mengakui kegiatan seperti itu terus menerus dilakukan di sekolahnya. “Apalagi Ibu Kepala Sekolah yang sekarang ini orangnya sangat peduli dengan keberhasilan siswa-siswi di sini, tak cukup baginya lingkungan yang bersih, keberhasilan kegiatan belajar-mengajar juga yang paling diutamakan,” ujarnya saat juga diajak berbincang.

Menurutnya, Kepala Sekolah (Kepsek) selalu mengingatkan agar para guru dapat bekerja dengan baik dan profesional serta harus menjaga kekompakan sesama guru, agar tercapai semua tujuan pendidikan itu sendiri.

“Pesan Ibu Kepsek ini yang sering kami ingat adalah, jangan utamakan loyal kepadanya tapi loyallah kepada sekolah,” tambah Halimah.

Keasrian dan tata kelola sekolah itu agaknya juga tak luput dari perhatian warga setempat. Rudi, salah satunya, mengungkapkan sejak kepala sekolah dijabat oleh Sri Larasati S.Pd keberadaan sekolah ini memang terlihat jauh lebih baik.

Dari amatan, bangunan sekolah dengan cat yang masih cerah ini memang terlihat seolah baru dibangun. Selain itu, ruang belajarnya terasa nyaman karena dihiasi berbagai ornamen oleh masing-masing guru kelas, ruang perpustakaannya tertata rapi lengkap dengan almari penyimpanan dokumen sekolah, bahkan sarana olahraga seperti lapangan bola voli juga sudah tersedia.

“Dan ini semua di bangun sejak kepala sekolahnya buk Srik,” tukas Rudi. (ACE)