Tingkatkan Kualitas Layanan, Universitas HKBP Nommensen dan Ombudsman RI Jalin Kerjasama

Rabu, 28 April 2021 | 18:53 WIB

Medan,MPOL: Dalam rangka Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Universitas HKBP Nommensen Medan menjalin kerja sama dengan Ombudsman Republik Indonesia.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertempat di Ruang Rapat Justin UHN Medan, Selasa (27/04/2021), oleh Rektor Universitas HKBP Nommensen Dr. Haposan Siallagan, S.H., M.H dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia Dadan S. Suharmawijaya.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Richard AM. S.T., M.T, Wakil Rektor II Drs. Rusliaman Siahaan, M.M, Wakil Rektor III Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE, Wakil Rektor IV Drs. Samse Pandiangan, MSc., Ph.D, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Dr. Mian Siahaan, M.M, Para Dekan Fakultas dan Ketua Lembaga. Sedangkan dari Ombudsman RI Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Utara Abyadi Siregar, Koordinator Kerjasama Obudsman RI Gunawan Irwin Siallagan, Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Edward Silaban, James Panggabean dan Florencia Sipayung.

Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan, S.H, M.H dalam sambutanya menjelaskan , kehadiran Ombudsman di kampus ini selalu mengingatkan tentang pentingnya pelayanan publik yang baik dengan mendekatkan diri kepada masyarakat. UHN Medan juga tetap berjuang meningkatkan kualitas layanan.

“Semua kegiatan pelayanan agar dijaga integritasnya, responsibility dan equity nya supaya lebih baik kedepan. Kita harus membangun pemahaman “kalau bisa dipermudah kenapa harus diperlama”. Jangan senang melihat orang susah. Ini yang harus dibenahi. “Ini Medan Bung..! harus kita ubah menjadi “Ini baru Medan,” ujar Haposan.

Beliau mengatakan kerjasama ini juga membuka kesempatan kepada Universitas HKBP Nommensen Medan untuk mengimplementasikan Program Mendikbud yaitu Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. “Mahasiswa dan alumni selalu ikut pelatihan yang dilaksanakan oleh Ombudsman. Mari kita buat disini kampus kita ini Pojok Ombudsman atau Pojok Pengawas Pelayanan Publik. Kami juga berharap kedepan melalui kerjasama ini, mari kita ciptakan agen-agen Ombudsman di kampus ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Ombudsman RI Dadan S. Suharmawijaya menjelaskan selaku pengawas pelayanan publik tentu butuh bersinergi dengan berbagai kalangan dalam rangka pengawasan terhadap institusi-institusi pelayanan publik baik pemerintah maupun swasta.

“Di sisi lain Ombudsman punya keterbatasan baik itu sarana prasarana maupun sumber daya manusia. Hal inilah yang membuat kita perlu bersinergi dengan banyak pihak termasuk salah satunya yang paling penting adalah dengan Perguruan Tinggi,” kata Dadan.

“Universitas HKBP Nommensen merupakan universitas terbesar di Sumatera Utara. Universitas HKBP Nommensen Medan ini kami pandang sebagai mitra yang sangat strategis untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan dan sama-sama mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik. Kami juga selama ini banyak menerima mahasiswa-mahasiswa magang, kami juga membutuhkan sahabat Ombudsman “Kedan” Ombudsman. Semakin berlanjut dan erat lagi,” ujarnya lagi.**