STAMI dan PBI Siantar Apresiasi Pendirian UNTARA

Selasa, 11 Februari 2020 | 14:09 WIB
Taput (medanposonline.com) – Sekolah Tinggi dan Manjemen Indonesia (STAMI) dan Politeknik Bisnis Indonesia (PBI) Pematang Siantar apresiasi pendirian Universitas Tapanuli Raya (UNTARA) di wilayah Tapanuli yang digagasi Bupati Taput Drs. Nikson Nababan.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh berdirinya Universitas Negeri Tapanuli Raya,” ujar Direktur PBI Sahat Sonang Sitanggang diruangan kerja Bupati saat beraudiensi.
Tim STAMI dan PBI Pematangsiantar yang  terdiri dari Calen selaku Ketua STAMI, Sahat Sonang Sitanggang selaku Direktur PBI dan para dosen dan staf Hendri Dunan Pardede, Marihot Sirait, Milton Situmorang dan Mallin Rizki diterima Bupati diruang kerjanya, Selasa (12/02/2020).
Marihot Sirait pada kesempatan itu menyampaikan keinginan dan harapan besar Kampus STAMI dan PBI Pematangsiantar untuk kesedian Bupati Tapanuli Utara (Taput) memaparkan tentang pendirian UNTARA dan kesuksesan program program Bupati di Tapanuli Utara selama memimpin dalam kuliah umum nantinya.
Bupati Nikson Nababan menyebutkan, UNTARA itu harus menjadi lembaga riset dan sifatnya umum. UNTARA harus menjadi solusi bagi Tapanuli Raya dalam pengentasan kemiskinan.  Dan keberadaan Universitas Negeri di Tapanuli Raya akan sangat mendorong pengembangan kualitas Universitas Swasta di wilayah Tapanuli Raya.
Dosen yang berkualitas di Universitas Negeri juga bisa mengajar di Universitas Swasta. Di samping itu, Bupati juga menyampaikan, disamping meningkatkan perputaran uang yang mendorong perekonomian masyarakat dari masuknya ribuan mahasiswa dari luar, juga akan mengurangi pergerakan uang keluar Tapanuli Raya untuk menyekolahkan anak.
Perekonomian masyarakat juga akan meningkat dari pelayanan jasa yang otomatis juga meningkatkan wisatawan ke Danau Toba. Efek dominonya bukan hanya untuk Tapanuli Raya, tetapi juga akan berdampak positif untuk skala nasional.  “Lulusan Universitas ini juga akan bisa bekerja di wilayah ini sehingga kondisi selama ini di Tapanuli Raya dimana usia produktif akan meramping karena mereka rata rata keluar dan bekerja di luar Tapanuli,” terang Nikson.
Katanya keberadaan UNTARA nantinya akan mendongkrak posisi Universitas Swasta. Bagi mereka yang tidak lulus di Universitas Negeri ini akan mencoba di Universitas Swastanya.  Juga akan turut mensukseskan destinasi wisata Danau Toba. Secara otomatis, dengan banyaknya masuk ke Tapanuli, maka wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Toba.
Pendirian universitas Tapanuli Raya murni untuk kepentingan peningkatan perekonomian masyarakat, murni untuk kepentingan generasi kita. “Saya yakin semua masyarakat akan mendukung penuh, karena pendirian Universitas merupakan cara tercepat (solusi) mengentaskan kemiskinan di Tapanuli Raya. Semua Kabupaten di wilayah Tapanuli akan bergerak maju secara bersamaan, saya jamin itu,” kata Bupati. (Win)