SD Negeri 054923 Halaban Kedai di Langkat Ukir Berbagai Prestasi, Dapat Acungan Jempol

Jumat, 28 Februari 2020 | 16:43 WIB

Besitang – Perkenalkan, ini Sekolah Dasar (SD) Negeri 054923 Halaban Kedai, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gedungnya terletak di tepi jalan lintas Sumatera atau yang dikenal sebagai Jalan Medan-Banda Aceh Km. 112,5 Desa Halaman, Kecamatan Besitang.

Di bawah pimpinan Kepala Sekolah Hunaifah, S.Pd, sekolah ini bukan hanya memiliki murid-murid yang disiplin dan tekun belajar, tetapi juga mampu mengukir berbagai prestasi di bidang kegiatan-kegiatan non kurikuler yang tercermin dari kemampuan murid-muridnya.

Salah satu contoh, siswanya mampu menjadi Juara l pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Langkat, dan mendapat Juara Harapan 1 pada tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dan siswa yang bernama Yusuf Albukhori tersebut mendapat hadiah melaksanakan ibadah Umroh dari Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.

Contoh lain, murid SD Negeri ini juga berhasil meraih Juara I Lomba Seni se Kabupaten Langkat.

Keberhasilan sekolah ini dalam bidang pendidikannya dan berbagai prestasi yang telah diukirnya, mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat sekitar. Ijal, salah satu tokoh masyarakat Besitang mengatakan punya rasa bangga pada SD Negeri Halaman Kedai tersebut, khususnya di masa kepemimpinan Kepala Sekolah Hunaifah S.Pd.

“Saya acungi jempol itu kepala sekolahnya, rupanya bukan hanya mampu sebagai penulis buku yang menunjukkan kemampuan intelektual yang bagus, tetapi murid di sekolah itu pun juga turut berprestasi,” ungkapnya saat berbincang tentang sekolah tersebut dengan Medan Pos Online di Besitang, Jumat (28/2/2020).

Menurutnya, prestasi-prestasi sekolah itu sangat membanggakan karena bukan hal yang mudah untuk meraihnya. Karenanya, sosok yang juga aktivis LSM di Langkat ini menyebut sekolah ini patut mendapat perhatian, dorongan dan dukungan bagi kemajuan yang lebih lagi.

Misalnya, seperti ia amati dan terima informasi soal keadaan sekolah ini yang masih kurang ruang belajar untuk murid. “Hal ini hendaknya diperhatikan oleh pihak yang berkompeten, sebab manalah mungkin anggaran dari dana BOS untuk membangunnya,” kata Ijal.

Kepala Sekolah Negeri 054923 Halaban Kedai Hunaifah, S.Pd sendiri, terkesan tidak suka membanggakan diri atas prestasi yang diraih sekolahnya. Dalam bincang dengan Medan Pos Online, wanita murah senyum itu mengaku sekolah itu bukan miliknya dan bukan pula milik para guru, melainkan milik masyarakat khususnya di sekitar lokasi sekolah. Dirinya hanya menjalankan amanah yang diberikan.

“Makanya saya selalu melibatkan wali murid atau Komite Sekolah untuk hal-hal menyangkut perbaikan sekolah maupun kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini,” ujarnya, Jumat (28/2/2020).

Hal lain, Hunaifah mengaku bersyukur atas dibangunnya perumahan guru di sini, apa lagi bangunan tersebut anggarannya berasal dari DAU (dana alokasi umum) yang mana bangunan ini bukan dirinya yang mengelola melainkan pihak lain. “Artinya saya bukan pihak yang bertanggung jawab terhadap bangunan tersebut, tapi ada pelaksana proyeknya,” tukasnya.

Apresiasi positif juga datang dari Parlindungan, ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia, saat dalam perbincangan disinggung tentang SD yang banyak berprestasi tersebut. Ia yang ternyata juga selama ini termasuk mengamati “pergerakan” sekolah tersebut, mengatakan salud. Terlebih pada para guru dan terutama dianggap “paling hebat” adalah ibu Kepala Sekolah yang bersangkutan.

Mengapa demikian, kata Lindung panggilan akrabnya, mana mungkin murid dapat meraih prestasi yang sangat membanggakan seperti itu kalau tidak ada kekompakan antara guru dan kepala sekolah serta wali murid.

“Ini kan menunjukkan kalau mereka yaitu Kepsek, guru dan wali murid sejalan dan semua itu tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh Hunaifah S.Pd sebagai kepala sekolah, inilah yang sangat saya apresiasi,” ungkapnya. (Edi)