Satgas COVID-19 Tebing Tinggi Tegaskan Verifikasi Sekolah Tatap Muka Sesuai Standar Prokes

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:25 WIB
Tebing Tinggi, MPOL : Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Tebingtinggi saat ini sedang melakukan verifikasi kesiapan sekolah terhadap rencana dibukanya pembelajaran tatap muka. Verifikasi tersebut harus sesuai dengan standar protokol-protokol kesehatan yang ditentukan.
      Demikian disampaikan Kadis Kesehatan selaku Juru Bicara Satgas COVID Tebingtinggi dr H Nanang Fitra Aulia didampingi Kadis Komunikasi dan Informatika Dedi Parulian Siagian saat dikonfirmasi MPOL, Rabu pagi (30/12/2020) di Dinas Kesehatan setempat.
      Hal ini ditegaskan terkait tata cara serta ketentuan yang harus dipedomani didalam melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Verifikasi dilakukan dengan ketat dan Tim Verifikasi langsung melakukan kunjungan kesemua sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Tebingtinggi.
     Menurut dr Nanang Fitra, untuk memulai pembelajaran tatap muka di Kota Tebingtinggi, Satgas Penanganan COVID-19 Tebingtinggi melakukan kegiatan Operasi COVID Natal dan Tahun Baru Bersama (Natama) 2020 yang mana tujuannya adalah untuk mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru dan menjelang dibukanya pendidikan.
      Untuk pendidikan ini dari Satgas telah melakukan verifikasi untuk melihat kelayakan daripada sekolah-sekolah yang akan kita mulai pembelajarannya yang direncanakan pada tanggal 4 Januari 2021 mendatang.
     Didalam verifikasi tersebut kami melihat standarisasi untuk protokol-protokol kesehatan yang ada di sekolah. Terutama adalah surat dukungan dari Komite Sekolah yang menjadi dasar utama kita untuk melakukan verifikasi dan memulainya pembelajaran. Hal ini juga harus didukung Surat Ijin dari Wali Murid untuk bisa memberikan ijin kepada anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
     “Namun kalau ada guru atau wali murid yang tidak mengijinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, tetap dilakukan secara daring sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nanang Fitra.
     Jubir Satgas COVID juga menjelaskan, untuk para guru sebahagian pihaknya sudah melakukan uji rapid test dan swab. Dan sampel nya sudah dikirim ke provinsi di Medan. “Saat ini kita sedang menunggu hasil  dari Provinsi Sumatera Utara. Hasil pemeriksaan tersebut nanti kita lihat dengan ketentuan, apabila kita temukan 3 orang atau lebih dari pada salahsatu sekolah gurunya yang terkonfirmasi positif, maka sekolah tersebut kami nyatakan untuk tidak dibuka sampai batas penyembuhan,” katanya.
     Hampir 50 persen guru yang ada di Tebingtinggi telah kita lakukan pemeriksaan swab PCR. Hasilnya sebahagian sudah keluar dan dinyatakan negatif. Sebahagian lagi belum keluar, kita masih menunggu dari Peovsu, ujar dr Nanang Aulia Fitra.**