Satgas Covid-19 Pantau PTM Hari Pertama, 61 Sekolah di Tebing Tinggi Resmi Dibuka

Rabu, 1 September 2021 | 12:06 WIB
Tebing Tinggi, MPOL : Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi memantau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas hari pertama di Tebingtinggi, Rabu (1/9/2021). Sejumlah 61 SD dan SMP yang tersebar di 5 Kecamatan resmi memulai proses belajar secara terbatas di sekolah.
     Pantauan MPOL dibeberapa sekolah, Satgas yang terdiri dari, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dishub dan Satpol PP menegaskan kepada pihak sekolah agar mematuhi aturan PTM Terbatas yang sudah ditetapkan.
     Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi dr Henny Sri Hartati kepada MPOL menjelaskan, hari ini Satgas memantau 21 titik dari 61 sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas di Tebingtinggi.
     “Hari ini pertama PTM dibuka dengan terbatas di sekolah. Satgas telah melakukan pemantauan di 21 titik sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Hasil pantauan ini dalam seminggu kedepan akan kita evaluasi. Kemungkinan kita juga akan melakukan treching di sekolah,” ujar dr Henny.
     Sementara, salah seorang siswa Kelas IV SD Negeri 163080 Reihan merasa senang  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sudah resmi dibuka. Selain bisa belajar di kelas, Reihan juga mengaku senang dapat bertemu dengan teman-teman sekelasnya walaupun terbatas hanya sekedar bersua tanpa bermain. “Senang, bisa belajar dikelas sama ibu guru. Tadi sebelum masuk ke kelas disuruh cuci tangan dulu, ngak boleh main-main, langsung belajar di kelas,” ujar Reihan.
     Perasaan yang sama juga dirasakan para orang tua siswa. Rahmi warga Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir Tebingtinggi usai mengantarkan anaknya kesekolah mengaku senang anaknya bisa kembali beraktifitas belajar di sekolah. “Alhamdulillah akhirnya sekolah resmi dibuka dengan suasana yang baru. Murid sudah bisa belajar langsung sama gurunya, katanya.
     Rahmi juga tidak mengaku repot kalau sekarang harus langsung mengantar jemput anaknya kesekolah dan menyiapkan masker yang menjadi syarat utama masuk sekolah. “Ya ngak repot la Pak, ini kan demi anak kita. Yang penting kita ikut aturan yang disampaikan sekolah. Anak bisa lembali sekolah aja kita sudah bersyukur,” ucapnya.
     Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi telah mengeluarkan sejumlah aturan terkait PTM Terbatas di sekolah diantaranya, tidak adanya sesi atau shift, waktu belajar maksimal 2 jam, kapasitas kelas maksimum 18 orang dan sebelum mendapat izin dari Dinas Pendidikan sekolah tidak dibenarkan memakai pakaian seragam. **