387 Peserta Program Guru Dalam Jabatan Diyudisium

Rektor : Jaga Nama Baik UMN Al Washliyah dan Profesi Guru

Senin, 13 Maret 2023 | 20:36 WIB

Medan, MPOL-Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Dr H Hardi Mulyono K Surbakti SE MAP melaksanakan yudisium 387 guru yang mengikuti Program Profesi Guru Dalam Jabatan Gelombang I dan II, Sabtu (11/3) di auditorium Udin Syamsuddin-Jalaluddin Lubis Kampus Syekh Muhammad Yunus UMN Al Washliyah

Dalam amanahnya, Rektor berpesan kepada guru yang baru saja diyudisium dan mendapat sertifikasi guru agar selalu menjaga nama baik profesi guru serta nama baik UMN Al-Washliyah yang masih mendapatkan kepercayaan pemerintah melaksanakan program ini untuk menciptakan guru professional.

“Anak-anakku yang baru saja diyudisium, kalian harus bersyukur telah mendapat kesempatan mengikuti program yang sangat diinginkan ratusan ribu guru. Kalian yang terseleksi untuk mengikuti program ini, maka, saya harap kalian bisa bersyukur yang diwujudkan dengan bentuk terimakasih bahwa kalian tidak akan mengecewakan UMN yang sudah mendidikan kalian menjadi guru yang baik,” ujar Rektor dalam acara yang juga dihadiri Ketua BPH UMN Al Washliyah Dr H Milhan Yusuf MA, Ketua Senat UMN Prof Dr H Ahmad Laut Hasibuan MSi, WR I Dr H Firmansyah Msi, WR II Dr H Ridwanto MSi, WR III Dr Anwar Sadat SAg M.Si dan Dekan FKIP UMN Dr Syamsul Bahri.

Rektor juga berpesan, guru yang telah terdidik lewat program ini tidak melakukan perbuatan tercela. “ Jadilah teladan bagi murid-murid kalian nanti, karena tidak ada artinya sertifikasi ini, bahkan ilmu yang kalian peroleh jika adab dan etika tidak diperhatikan. Karena, ilmu berada dibawah etika dan adab,” tegasnya.

Sebab itu, di era krisis moral bangsa ini, guru-guru yang telah mendapatkan pendidikan profesi guru, tidak boleh sampai mendapat celaan dari pihak manapun.

Senada dikatakan Ketua BPH UMN Al-Washliyah Dr H Milhan Yusuf MA. Menurutnya, era globalisasi dan teknologi yang semakin kompleks ini membuat persaingan menjadi guru terbuka lebar. Sebab itu, Milhan mengingatkan para yudisium, agar menanamkan tekad yang menjadi guru, bukan karena trend ataupun pelarian karena tak ada pekerjaan lain.

Yudisium periode I/ Tahun 2022 ini berasal dari kategori I dan II, sebanyak 387 guru,yang diantaranya 217 dari kategori I dan 170 dari Kategori II. Sedangkan kategori I gelombang II belum parpurna. Sejak tahun 2021, UMN selaku pelaksana program ini sudah meyudisium 681 alumni. (bp)