Media Gathering Unimed 2021

Rektor Apresiasi Peran Pers Mempublikasikan Aktifitas Pendidikan di Unimed

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:54 WIB

Pantai Cermin, MPOL | Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr Syamsul Gultom, M Pd sungguh sangat menghormati dan menghargai insan pers, sehingga dalam kegatan Media Gathering Unimed dan Pers Kampus di Pantai Cermin, Kamis (14/10), Syamsul Gultom menyampaikan terima kasih atas kerjasama selama ini, sehingga segala bentuk program dan kegiatan Unimed dapat dipublikasikan dengan baik, melalui media cetak, online, radio maupun televise.

Jadi, pantaslah, jika kami mengajak insan pers khusus yang bertugas di Unimed untuk menjalin silaturahmi, keakraban dan kekompakan melalui acara media gathering ini. Karena itu, kami memberikan hadiah penyemangat kepada rekan-rekan pers yang telah berjasa, dengan harapan kedepannya, kerjasama khususnya dalam menyampaikan informasi pendidikan di Unimed terjalin dengan baik.

Rektor berdarah Batak ini dengan tulus menyampaikan petuah Batak, “Hansit mulak mangido, hansitam do mulak mangalean” yang kira kira maknanya Sakit permintaan ditolak, lebih sakit pemberian yang ditolak. Artinya, Rektor Unimed begitu sangat mengapresiasi jajaran wartawan unit tugas Unimed yang terus menerus memberitakan hal positif untuk kemajuan Unimed.

Semoga, apa yang kita lakukan hari ini, benar-benar dapat memberikan manfaat, khususnya bagi pengembangan Unimed di masa-masa yang akan dating,” tandas Syamsul dalam acara yang juga dihadiri Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Wakil Rektor I Dr. Restu, M.S., Wakil Rektor II Prof. Dr. Martina Restuati, M.Si., Wakil Rektor III Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd., Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D serta para dekat, kepala biro dan lembaga di Unimed.

Sementara itu, Prof Syawal Gultom, yang juga mantan Rektor Unimed dalam kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya menghormati profesi wartawan, sebagaimana dikatakan mantan Presiden Amerika Serikat Thomas Jefferson, sebagai The Declaration of Independence dimana kebebasan pers sangat dijunjung tinggi.

Menurut Syawal, bagaimana sebuah institusi bisa membangun tanpa jurnalis. Karena itu, peran jurnalis harus tetap independen alias tak berpihak pada siapapun, serta mampu terus berinovasi dengan mengeksplorasi setiap pikiran dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Wartawan harus memiliki kapabilitas berpikir, mampu berinovasi dan kreatif,” katanya. (bp)